26 September 2018
Home / News / Politik / LSI: Elektabilitas Jokowi tergerus, Prabowo naik

LSI: Elektabilitas Jokowi tergerus, Prabowo naik

Capres/cawapres Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.

Jakarta (RiauNews.com) – Pilihan Joko Widodo dengan menggandeng Rais Aam PBNU Ma’ruf Amin sebagai cawapres membuat elektabilitasnya sebagai calon presiden pejawat turun cukup signifikan. Ini terlihat dari hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang baru saja dibeberkan pada media.

Sebelum memilih pasangan, elektabilitas Jokowi berada di posisi 53,6 persen. Namun, setelah berpasangan dengan Ma’ruf, elektabilitas pasangan tersebut turun menjadi 52,2 persen.

Adji menjelaskan, dipilihnya Ma’ruf Amin membuat suara Jokowi turun di tiga segmen pemilih. Di segmen pemilih non-Muslim menjadi 51,5 persen dari semula 70,3 persen. Di kalangan berpendidikan setingkat sarjana atau lebih, suara Jokowi juga tergerus hingga 10,1 persen, dari 50,5 persen menjadi 40,4 persen. Sementara di kalangan pemula, elektabilitas Jokowi berkurang dari 47,1 persen menjadi 39,5 persen.

Capres/Cawapres Prabowo dan Sandiaga Uno.

 

Sebaliknya, penetapan Sandiaga Uno sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) ikut meningkatkan elektabilitas Prabowo Subianto. Survei terbaru LSI menunjukan dukungan terhadap Prabowo meningkat di segmen pemilih perempuan, pemula dan kelompok terpelajar.

Peneliti LSI Adji Alfaraby menjelaskan, pada segmen pemilih perempuan elektabilitas Prabowo meningkat menjadi 30 persen dari sebelumnya 25,2 persen. Sementara pada segmen pemilih muda meningkat menjadi 39,5 persen, dari sebelumnya 34,2 persen. Sedangkan pada pemilih kaum terpelajar meningkat menjadi 44,5 persen dari sebelumnya 37,4 persen.

Meski demikian, elektabilitas pasangan capres dan cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin masih unggul dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Amin berada diangka 52,2 persen.

“Selisih elektabilitas kedua pasangan cukup telak mencapai dua digit,” kata Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby di Jakarta, Selasa (21/8/2018).

Adjie mengatakan pascapendaftaran resmi pasangan calon, elektabilitas Jokowi-Ma’ruf kini sudah mencapai “the magic number” 52,2 persen, atau hampir menyamai perolehan suara Jokowi pada Pilpres 2014 yaitu 53,15 persen. Sementara elektabilitas pasangan Prabowo-Sandi sebesar 29,5 persen.

“Selisih kedua pasangan calon masih dua digit yaitu sebesar 22,7 persen. Sedangkan responden yang belum menentukan pilihan sebesar 18,3 persen,” tuturnya.

Survei LSI Denny JA dilakukan pada tanggal 12-19 Agustus 2018 melalui “face to face interview” (wawancara tatap muka) menggunakan kuesioner. Survei menggunakan metode “multistage random sampling” dengan 1.200 responden dan “margin of error” sebesar plus minus 2,9 persen. Survei dilaksanakan di 33 provinsi di Indonesia.***

sumber: Republika

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: