Home / News / Politik / Jokowi ditagih ongkos Rp50 ribu per orang untuk pengerahan massa, ini jawab TKN

Jokowi ditagih ongkos Rp50 ribu per orang untuk pengerahan massa, ini jawab TKN

Capres nomor urut 01 Joko Widodo. (Foto: Merdeka)

Jakarta (RiauNews.com) – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi – Ma’ruf Amin menyatakan tidak mengeluarkan anggaran untuk dana pengerahan massa kampanye Jokowi daerah.

Akan tetapi, TKN akan meminta keterangan soal pengadaan dana pengerahan massa yang disebut disediakan oleh Aliansi Anak Timur Maluku Utara kepada Tim Kampanye Daerah (TKD) setempat.

Juru Bicara TKN Jokowi – Ma’ruf Amin, Arya Sinulingga membantah adanya anggaran untuk diberikan kepada masyarakat yang hadir di acara kampanye Jokowi. Ia menegaskan, bahwa TKN tidak pernah menjanjikan untuk memberikan uang kepada para pendukungnya yang telah hadir.

“Kita nggak pernah menjanjikan dan TKN gak ada namanya biaya pengumpulan massa, bisa dicek deh, di setiap pengajuan nggak ada anggaran itu,” kata Arya dilansir Suara.com, Kamis (11/4/2019).

Baca: Libatkan Banser, Polri butuh 40 ribu personel jaga kampanye Jokowi-Ma’ruf di GBK

Terkait dengan cerita koordinator kampanye Jokowi – Maruf yang mengeluh karena dana kampanye sebesar Rp 50 ribu per orang itu belum juga dikeluarkan oleh Aliansi Anak Timur Maluku Utara, Arya juga masih mempertanyakan kebenarannya. Nantinya TKN akan mencari tahu apakah organisasi masyarakat (ormas) tersebut berkaitan dengan TKD setempat atau tidak.

“Ini kita akan tanya apakah aliansi itu masuk ke dalam koordinasi TKD daerah Maluku Utara,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Pasangan nomor urut 01, Joko Widodo – Ma’ruf Amin ditagih soal biaya kampanye sebesar Rp 50 ribu per orang terkait kampanye akbar yang sempat digelar di Lapangan Pelabuhan Perikanan Bastiong Ternate, Maluku Utara, Minggu (7/4/2019).

Baca: TKN malah curigai KPU-Bawaslu terlibat kasus suara Jokowi tercoblos

Tagihan uang itu beredar luas menyusul sebuah tulisan yang diunggah Koordinator Kampanye Jokowi-Ma’ruf di Maluku Utara, Kiki Nurain melalui akun Facebook pribadinya, Rabu (10/4/2019) kemarin.

Dalam unggahan tulisan itu, Kiki mengadu kepada Jokowi lantaran merasa dipersulit soal biaya kampanye tersebut oleh sebuah organasasi massa bernama Aliansi Anak Negeri Indonesia Timur yang diketuai Iskandar Alam (Akmal).

“Pak Jokowi yang terhormat. Saya mau melaporkan Aliansi Anak Timur Maluku Utara yang mempersulit sebagian masyarakat untuk mengambil haknya dalam mengikuti kampanye Jokowi yang di bayar/orang Rp 50 ribu,” tulis Kiki.***[SUARA]

Komentar
%d blogger menyukai ini: