10 Desember 2018
Home / News / Politik / Besok, Kampanye Pemilu dan Pilpres dimulai

Besok, Kampanye Pemilu dan Pilpres dimulai

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan.

Jakarta (RiauNews.com) – Mulai Ahad (23/9/2018), para calon DPR, DPRD, dan DPD serta presiden sudah boleh melakukan kampanye. Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan, mengatakan mengimbau peserta pemilu dan masyarakat sama-sama menjaga ketertiban selama masa kampanye.

“Kampanye akan dimulai pada Ahad dan berakhir pada 13 April 2019,” ujar Wahyu kepada wartawan di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/9).



Dengan demikian, lanjut dia, masa kampanye Pemilu 2019 berlangsung selama tujuh bulan. KPU meminta kepada semua peserta pemilu dan masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan masa kampanye ini.

“Untuk peserta pemilu, silakan masa kampanye dimanfaatkan untuk memaparkan visi-misi, citra diri, meyakinkan pemilih, merebut hati dan pikiran pemilih. Sementara itu, untuk masyarakat sebagai pemilih, silakan momen kampanye dijadikan untuk mencermati peserta pemilu sehingga pada saatnya nanti bisa menggunakan hak pilihnya dengan baik dan tidak salah pilih,” jelas Wahyu.

Adapun peserta kampanye Pemilu 2019 adalah dua pasangan capres-cawapres Pemilu 2019, para caleg DPR, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota dan calon anggota DPD. Selama masa kampanye, para peserta pemilu boleh melakukan berbagai jenis kegiatan kampanye seperti pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, pemasangan alat peraga kampanye, pemberian bahan kampanye dan kampanye di media sosial. Selain itu, ada pula debat publik bagi pasangan capres-cawapres yang termasuk salah satu bagian dari kampanye.

Terakhir, ada iklan di media massa yang dibatasi penayangannya selama 21 hari. “Khusus iklan kampanye itu akan diberi waktu penayangan pada 21 Maret 2019-13 April 2019. Iklan kampanye ini difasilitasi oleh KPU,” tutur Wahyu.

KPU pun mengajak masyarakat untuk mencermati pelanggaran kampanye. Jika ada kegiatan yang terindikasi melanggar aturan kampanye, KPU mengimbau masyarakat segera melaporkan kepada Bawaslu.

“Silakan masyarakat melaporkan ke Bawaslu jika ada pelanggaran kampanye,” tegasnya. ***

Sumber: Republika

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: