26 September 2018
Home / News / Nasional / YLKI: Iklan Jokowi bisa dianggap propaganda

YLKI: Iklan Jokowi bisa dianggap propaganda

Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi.

Jakarta (RiauNews.com) – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) turut mengkritik iklan buatan Kementrian Komunikasi dan Informasi mengenai sejumlah ‘keberhasilan’ Presiden Jokowi selama dia memimpin pemerintahan RI.

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi berpendapat bahwa pemasangan iklan pemerintah dengan tema “2 Musim, 65 Bendungan” di bioskop itu kurang tepat untuk dilakukan, meskipun tak ada larangan.



Menurut Tulus, iklan di dalam bioskop merupakan sesuatu yang wajar dan diperbolehkan tayang sebelum film dimainkan.

Akan tetapi, Tulus mengatakan, iklan pemerintah ini bisa dianggap sebagai sebuah propaganda yang dapat memengaruhi pikiran ataupun tindakan yang akan diambil oleh orang lain.

“Isinya kan pasti keberhasilan dan puja-puji, jadi seharusnya hal tersebut tidak dilakukan,” ujar Tulus, Kamis (13/9/2018).

Di lain pihak, pemerintah, dalam hal ini Kominfo selaku pembuat iklan, mengemukakan pemilihan bioskop sebagai media iklan didasarkan pada peningkatan jumlah penonton bioskop yang tinggi.

Diharapkan, informasi yang disampaikan pemerintah melalui iklan tersebut dapat tersampaikan kepada masyarakat luas secara efektif.

Namun, iklan pemerintah yang secara tidak langsung bermuatan politik seperti ini, menurut Tulus Abadi, justru dapat berdampak negatif dan tidak mencapai sasaran yang sebelumnya dicanangkan.

“Justru bisa kontraproduktif khususnya bagi generasi milenial, secara psikologis berdampak negatif,” kata Tulus.

Artinya, sikap antipati justru dapat timbul dari penonton bioskop yang mayoritas berasal dari kalangan muda atau milenial.

Hal itu dikarenakan tujuan mereka datang ke bioskop untuk mendapatkan hiburan, namun justru diselipi konten bermuatan politik.***

Sumber: Kompas

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: