22 September 2018
Home / News / Nasional / Sri Mulyani enggan berkomentar atas kasus yang membelit Boediono

Sri Mulyani enggan berkomentar atas kasus yang membelit Boediono

Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Jakarta (RiauNews.com) – Hakim Tunggal dalam persidangan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan Effendi Mukhtar, memerintahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan penyidikan atas kasus Bank Century, sekaligus memerintahkan lembaga anti rasuah tersebut menetapkan status tersangka kepada sejumlah pihak, termasuk mantan Gubernur Bank Indonesia, Boediono.



Terkait hal ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tak berkomentar banyak. Mantan ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) itu memilih menyerahkan sepenuhnya kelanjutan kasus tersebut ke pihak KPK.

“Saya menyerahkan ke KPK sajalah untuk kasus itu,” ujar Sri di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (11/4/2018) seperti diwartakan Republika.

Baca: Pengadilan perintahkan KPK tetapkan mantan Wapres sebagai tersangka

Sebelumnya, juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pihaknya menghormati putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait kasus dugaan korupsi dana talangan/bailout Bank Century. Menurutnya, KPK berkomitmen untuk mengungkap kasus apa pun.

“Tentu kami hormati putusan pengadilan tersebut. Berikutnya, KPK akan mempelajari putusan itu,” ujar Febri.

Selain menghormati putusan, KPK juga akan melihat sejauh mana putusan tersebut dapat diimplementasikan dalam penanganan kasus itu. Febri menilai, amar putusan yang dikeluarkan pada Senin (9/4) lalu itu relatif baru jika dibandingkan dengan sejumlah putusan praperadilan yang ada.

“Prinsip dasarnya, KPK berkomitmen mengungkap kasus apa pun sepanjang terdapat bukti yang cukup,” katanya.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: