22 Oktober 2018
Home / News / Nasional / Spanduk provokatif “sambut” peserta aksi 299

Spanduk provokatif “sambut” peserta aksi 299

Spanduk yang menyinggung aksi demo 299 di Gedung DPR/MR RI. (Kredit Foto: republika)

Jakarta (RiauNews.com) – Sebuah spanduk bernada provokatif terpampang di pagar pembatas antara Kompleks Parlemen dengan Jalan Tentara Pelajar, Senayan. Keberadaan ini sedikit-banyak menyinggung peserta aksi demo “299” yang rencananya akan berlangsung ba’da Shalat Jumat di depan gedung DPR/MPR RI.

Spanduk berukuran sekitar 5×1 itu, bertuliskan “Demo mulu, Demo lagi, Bosen, Masyarakat sudah capek, Demo tidak produktif”, yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Ingin Damai dengan singkatan Almaida.

“Tentu saya tersinggung, jelas ini sudah provokatif. Kami demo juga dengan aturan kami hormati pihak lainnya. Seharusnya mereka juga menghargai kami,” keluh Muhammad Iqbal, peserta aksi asal Bogor, seperti dikutip oleh Republika.



Tentu saja, kata Iqbal, spanduk itu berniat untuk memancing emosi para peserta aksi, dan ia berharap pihak berwenang untuk segera menurunkan spanduk tersebut.

Rencananya Aksi 299 sendiri dimulai pukul 13.00 WIB di depan gerbang Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat. Aksi yang melibatkan ribuan massa Umat Islam itu juga akan dihadiri sejumlah tokoh nasional.

Diantaranya, mantan Ketua Majelis Permusyawatan Rakyat (MPR) RI periode 1999-2004, Amien Rais. Kemudian mereka juga mengundang penyair kondang, Taufiq Ismail, dia akan membacakan puisi terkait kebangkitan PKI.

Ada dua hal yang disampaikan dalam aksi tersebut. Pertama mereka dengan tegas menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Masyarakat, atau Perppu Ormas. Kedua mereka juga menolak kebangkitan paham komunis dalam hal ini adalah Partai Komunis Indonesia (PKI).***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: