20 September 2018
Home / News / Nasional / Seluruh Civitas Akademika kutuk teroris di Kampus UR

Seluruh Civitas Akademika kutuk teroris di Kampus UR

Rektor Universitas Riau, Aras Mulyadi.

Pekanbaru (RiauNews.com) – Seluruh civitas akademika Universitas Riau, mengutuk tiga terduga teroris yang melakukan kegiatannya di areal kampus Bina Krida yang berada di Jalan HR Subrantas, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru.

Hal ini disampaikan Rektor Universitas Riau Aras Mulyadi dalam konferensi pers bersama Kapolda Riau Irjen Pol Nandang, di Mapolda Riau, Sabtu (2/6/2018) malam. Mewakili pihak kampus, Aras menyampaikan penyesalan terhadap aktivitas terduga teroris di kawasan kampus.



“Terus terang, seluruh civitas akademika mengutuk (3 terduga teroris) ini dan kegiatan yang dilakukan ini. Sekali lagi kami mengutuk, karena kejadian ini terjadi di kampus yang terbesar di Riau,” tutur Aras.

Aras mengakui ketiga terduga teroris benar adalah alumni kampusnya. K adalah alumnus jurusan Administrasi Publik angkatan 2005, B alumnus jurusan Ilmu Komunikasi 2004 dan Z alumnus jurusan Ilmu Pariwisata 2002.

Namun karena kasus ini sudah merupakan kejadian yang luar biasa, maka pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada polisi.

“Selanjutnya kasus ini kami percayakan ke Densus dan Polda Riau,” ungkap Aras.

Dijelaskan rektor yang berasal dari Desa Simandolak, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi ini, bahwa ketiga terduga teroris yang ditangkap oleh Densus 88 dari gelanggang mahasiswa FISIP Universitas Riau, Sabtu (2/6/2018), diketahui tinggal di sekretariat gelanggang mahasiswa dalam sebulan terakhir.

Namun, selama itu, lanjut Aras, pihak kampus tidak pernah melihat adanya hal mencurigakan terjadi di sekitar gelanggang dan sekretariatnya.

“Selama ini kami tidak ada melihat hal-hal yang mencurigakan di sekretariat itu. Apalagi kegiatan yang mengarah ke terorisme,” tutur Aras yang sudah menjabat sebagai rektor sejak 9 September 2014 lalu.

Sebelumnya diberitakan, Densus 88 Mabes Polri dan Polda Riau menggeledah gelanggang mahasiswa di kawasan kampus Universitas Riau sejak Sabtu siang.

Tim polisi lalu menangkap tiga terduga teroris dan menyita 4 bom, 8 jenis bahan peledak, 2 busur panah beserta 8 anaknya dan 1 senapan angin. Bom rakitan yang rencananya akan dipakai di kantor DPRD Riau dan DPR RI itu sudah dijinakkan.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: