22 Agustus 2018
Home / News / Nasional / Seluruh BPOM daerah diminta tarik mie Korea yang mengandung babi

Seluruh BPOM daerah diminta tarik mie Korea yang mengandung babi

Mie instan asal Korea di rak Indomaret. (Kredit Foto: Republika)

Jakarta (RiauNews.com) – Terkait dengan ditemukannya kandungan babi di empat jenis mie instan impor asal Korea, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito mengatakan sudah meminta seluruh balai di daerah untuk segera turun ke lapangan guna menarik produk yang dimaksud.

Meski demikian, menurut Penny, pihaknya belum bisa memastikan seberapa luas peredaran me tersebut.

“BPOM masih menunggu laporan dari balai-balai di seluruh Indonesia,” katanya, Ahad (18/6/2017).

Keempat produk mengandung babi tersebut, yakni Mi Instan Samyang rasa U-Dong, Mi Instan Samyang rasa Kimchi, Mi Instan Nongshim varian Shin Ramyun Black, dan Mi Instan Ottogi varian Yeul Ramen yang semuanya diimpor oleh PT Korinus.

Penny menyatakan Balai POM di seluruh Indonesia sudah diinstruksikan untuk melakukan penarikan produk dari peredaran apabila masih ditemukan di pasaran. Target pemantauan meliputi importir, distributor, toko, supermarket, hipermarket, pasar tradisional, atau sarana distribusi retail produk pangan lainnya.

Surat BPOM Nomor IN.08.04.532.06.17.2432 tertanggal 15 Juni 2017, menyatakan, berdasarkan hasil sampling dan pengujian terhadap mi instan asal Korea, beberapa produk menunjukkan hasil positif (+) mengandung fragmen DNA spesifik babi namun tidak mencantumkan peringatan “Mengandung Babi” pada label.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: