Home / News / Nasional / Rocky Gerung dilaporkan Permadi Arya dkk ke Polisi

Rocky Gerung dilaporkan Permadi Arya dkk ke Polisi

Ketua Cyber Indonesia Permadi Arya saat melaporkan Rocky Gerung ke Polda Metro Jaya. (Kredit: Liputan6)

Jakarta (RiauNews.com) – Komentar pengamat politik Rocky Gerung di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) TV One yang bertajuk ‘Jokowi Prabowo Berbalas Pantun’, Selasa (10/4/2018) malam, tampaknya akan berbuntut panjang.

Cyber Indonesia mempolisikan Rocky terkait pernyataannya yang menyebut bahwa kitab suci adalah hal yang fiksi.



“Kita laporkan dugaan Rocky Gerung yang semalam di ILC mengatakan, kitab suci itu fiksi. Kita bernegara, kita merdeka dan punya beberapa agama yang diakui negara. Ada di sila pertama, artinya apakah sila pertama jadi fiksi dalam tanda kutip,” kata Ketua Cyber Indonesia Permadi Arya –yang juga dikenal dengan panggilan Abu Janda– di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Rabu (11/4/2018).

Cyber Indonesia mengaku mewakili enam agama resmi di Indonesia. Permadi dari agama Islam dan Jack Lapian yang merupakan Sekjen Cyber Indonesia dari agama Kristen.

Rocky Gerung.

“Hari ini sebenarnya yang datang ada Pak Permadi perwakilan dari Islam, saya dari Kristen, tadi juga ada satu orang dari Budha. Jadi sebenarnya semua agama ya, karena dia menyebut kitab suci, ini berarti Alquran, Injil, dan lainnya,” ujar Jack Lapian.

Menurutnya, pernyataan Rocky telah menyinggung seluruh umat beragama di Indonesia. Sebab, merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kitab suci tidak hanya merujuk pada satu agama saja.

“Kita punya keyakinan kok dibuat fiksi. Analisa dari Cyber Indonesia, Rocky Gerung ini meski tak sebutkan agama, secara fiksi sudah kena. Karena kitab suci dalam KBBI, merujuk ke Al-Quran, Injil, dan semua kitab suci yang diakui,” katanya.

Dia mengatakan, Rocky baru menjelaskan maksud perkataannya itu setelah salah satu bintang tamu di ILC menyanggah omongannya. Di situ Rocky baru memaparkan maksud kata fiksi dalam kalimatnya. Akan tetapi bagi Jack itu tetap tidak bisa diterima.

“Berarti dia menyebut sebuah agama itu fiksi atau khayalan. Kemudian dia juga bilang bahwa keberadaan Tuhan baru muncul setelah ditemukannya Teori Darwin,” ujar Jack Lapian.

Selain itu, Rocky juga diduga telah melakukan ujaran kebencian bukan hanya sekali. Menurutnya, Rocky juga pernah mengatakan kalau Tuhan baru menciptakan manusia setelah baca buku karangan Charles Darwin dalam YouTube.

“Jadi dia punya rekam jejak suka lakukan ujaran kebencian,” pungkas Permadi.

Dalam laporan ini, Permadi dan Jack Lapian membawa sejumlah barang bukti yakni video channel YouTube TVOne saat Rocky menyebut hal yang diduga mengandung unsur ujaran kebencian.

Berdasarkan laporan nomor LP/2001/IV/PMJ/Dit. Reskrimsus, Rocky diancam Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45a ayat 2 UU ITE.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: