23 Oktober 2018
Home / News / Nasional / Presiden Jokowi akhirnya bicara soal Setya Novanto

Presiden Jokowi akhirnya bicara soal Setya Novanto

Presiden Joko Widodo.

Manado (RiauNews.com) – Presiden Joko Widodo akhirnya angkat bicara mengenai alasan Ketua DPR Setya Novanto yang menolak memenuhi panggilan pemeriksaan oleh KPK, ketika masih berstatus saksi kasus dugaan korupsi dana KTP elektronik.

Sebabnya, Setnov sebelum ditetapkan menjadi tersangka pada Jumat (10/11) pekan lalu, menolak diperiksa KPK karena lembaga antirasywah itu tak memunyai surat izin dari Presiden Jokowi guna memeriksanya.

“Buka undang-undangnya semua. Buka undang-undangnya, aturan mainnya seperti apa, di situlah diikuti,” kata Jokowi usai membuka kongres ke-20 Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia di Manado, Rabu (15/11/2017) yang dilansir Suara.com.



Selain harus izin Presiden, Setnov juga “berlindung” dengan hak imunitas yang dimiliki anggota dewan, seperti yang tertuang dalam Undang-undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Nomor Nomor 17/2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD.

Menanggapi alasan tersebut, lembaga anti rasuah melalui Juru Bicara Febri Diansyah, menyebut Setnov tak bisa gunakan hak imunitas anggota dewan untuk berlindung ketika diduga melakukan korupsi.

“Hak imunitas tidak mencakup bisa melindungi orang karena diduga melakukan korupsi atau mengetahui informasi terkait korupsi,” ucap Febri, Selasa (14/11).

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif menilai alasan Setnov ‎menolak dipanggil KPK dengan alasan mereka belum mendapatkan izin dari Presiden, hanya mengada-ngada.

Syarif menekankan, tidak ada aturan yang mewajibkan KPK meminta izin presiden untuk memeriksa Ketua DPR, baik sebagai saksi atau sebagai tersangka.

“Tidak sama sekali. Tidak harus izin Presiden. Baca sajalah aturannya itu. Itu sudah ada putusan Mahkamah Konstitusi tidak mewajibkan adanya izin dari Presiden. Alasan itu hanya mengada-ada,” kata Syarif di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (13/11).***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: