18 November 2018
Home / News / Nasional / Prabowo minta maaf soal candaan ‘Tampang Boyolali’

Prabowo minta maaf soal candaan ‘Tampang Boyolali’

Calon Presiden Prabowo Subianto saat menyapa pendukungnya. (Kredit: Liputan6)

Jakarta (RiauNews.com) – Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto minta maaf karena candaannya soal ‘tampang Boyolali’ menuai polemik. Bahkan, karena candaan dalam pidato itu, memicu demo warga di Boyolali menolak kedatangan Prabowo.

Permintaan maaf itu diungkapkan Prabowo dalam bentuk Vlog bersama Koordinator Jubir Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak. Dahnil mengunggah vlog itu di akun media sosial Twitter-nya, Selasa (6/11/2018).



Prabowo menjelaskan, tidak ada niat sedikitpun untuk menghina warga Boyolali. Menurut dia, konteks bicaranya sebagai seorang keluarga dengan para pendukung yang hadir pada waktu itu.

“Cara saya kalau bicara familier, istilahnya mungkin bahasa sebagai seorang teman. Audiens pada waktu itu enggak terlalu besar paling hanya 400-500an orang, kader dari partai koalisi, peresmian kantor pemenangan,” jelas Prabowo.

Prabowo juga menjelaskan, saat itu dia bicara hampir satu jam. Tapi video yang beredar hanya dua menit. Konteks yang dibicarakan pada waktu itu terkait kondisi kesenjangan yang terjadi di Indonesia. Yang menurut dia, disparitas yang terjadi antara si kaya dan si miskin semakin lebar.

“Kalau saya tampang Bojong Koneng terima kasihlah. Ya tapi kalau saya, maksud saya tidak negatif, tapi kalau ada yang merasa tersinggung saya minta maaf, maksud saya tidak seperti itu,” jelas Prabowo.

Dia pun heran, maksudnya untuk melucu malah menjadi persoalan. Menurut dia, Pilpres 2019 akan membosankan apabila tak boleh ada candaan.

“Kalau kita enggak boleh melucu, seloroh, joking, enggak boleh bercanda, ya bosen tidurlah nanti semua capek, mereka kasihan, saya kira begitu maksud saya,” tutup Prabowo.***

Sumber: Merdeka

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: