Home / News / Nasional / Polri ikut alergi angka 2

Polri ikut alergi angka 2

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Courtesy: CNN Indonesia TV)

Pekanbaru (RiauNews.com) – Kepolisian Republik Indonesia sepertinya ikut alergi menyebut angka dua. Hal ini terlihat dari wawancara CNN Indonesia dengan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, terkait isu adanya pengerahan anggota Polri untuk melakukan pemetaan kekuatan dukungan terhadap capres.

Ketika ditanya presenter CNN Indonesia mengenai pendataan tersebut, Brigjen Dedi menyebut pendukung 1 dan pendukung B, bukan pendukung 2 sebagai padanan kata.

Baca: Polri usut Isu grup Whatsapp kerahkan Kapolsek dukung Jokowi

“Salah satu contoh dimensi… gini contohnya mas, andai kata ya mas ya, o.. apa namanya, pendukung 1 kekuatannya 50, pendukung B kekuatannya 50. Kalau misalnya kekuatannya sama tapi tidak militan ini bisa dikatakan dalam kategori aman,” ucap Dedi.

Entah disengaja atau tidak, namun perkataan Brigjen Dedi tersebut disambut berbagai komentar negatif oleh para netizen, terutama pendukung paslon 02.

“Tambah gemes nih sama POLISI, jendral… bagaimana sih mereka dididik jaman SBY? kok sama sekali tidak ada bekas2 nya. 10 tahun dibangun lalu 5 tahun dirusak oleh rezim berkuasa,… apa ya mereka akan terus berkuasa?” cuit Oppositedimanamana melalui akun‏ @kawanabadi.

Baca: Mabes Polri bantah telah jadi buzzer Jokowi dan akan menangkap pemilik akun @opposite6890

“Jidat loe soak… Sejak kapan 02 di ganti huruf B. Ape susahnya sih nyebut pendukung 02. Setau ane gk ada t pendukung B, yg ade pendukung 02,” kata SessyBadri. S.Kom.I dengan akun @lisnaqoria.

Alergi penyebutan angka 2 ini sepertinya dimulai saat Presiden yang juga capres petahana Joko Widodo saat melakukan pelepasan jalan sehat di Kendari, Sulawesi Tenggara beberapa waktu lalu.

Baca: [VIDEO] Cara Jokowi lepas jalan santai di Kendari: 5, 4, 3, 1

Saat hitung mundur, Jokowi menghitung 5,4,3,1. Entah sengaja atau tidak, dia tak menyebut angka 2.

Momen yang sama, juga dilakukan Jokowi saat mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-72 pada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Jokowi bukannya mengucapkan 72, namun 70 plus 1 plus 1.***

Pewarta: Ilva

Komentar
%d blogger menyukai ini: