23 Oktober 2018
Home / News / Nasional / Polisi bantah anggotanya lempar Alquran di Rutan Mako Brimob

Polisi bantah anggotanya lempar Alquran di Rutan Mako Brimob

Kombes Martinus Sitompul.

Jakarta (RiauNews.com) – Isu yang menyebut ada petugas kepolisian yang melemparkan Alquran saat melakukan penggeledahan di ruang tahanan rutan Mako Brimob Cabang Salemba, Jakarta Pusat, dibantah oleh Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul.

“Tidak benar terjadi pelemparan Alquran oleh petugas jaga,” kata Kombes Martinus.

Menurutnya yang terjadi adalah petugas jaga memeriksa sejumlah buku dan benda yang terdapat di sel para tahanan.



Isu panas ini merebak di media sosial seiring kerusuhan yang terjadi di rutan tersebut pada Jumat (11/11/2017). Sejumlah video dan foto kerusuhan itu viral di medsos, dan sejumlah akun yang menyebarkan video itu mengatakan kerusuhan terjadi karena ada petugas yang melemparkan Alquran.

Martinus menambahkan, kerusuhan yang terjadi pada Jumat sore itu dipicu oleh para napi teroris, yang tidak terima atas penggeledahan tersebut.

“Gejolak yang terjadi sebagai reaksi atas tindakan yang dilakukan petugas jaga yang menyita ponsel milik tahanan Blok C,” katanya.

Dalam penggeledahan tersebut, ditemukan empat ponsel milik empat napi teroris yakni Juhanda, Saulihun, Khairul Anam dan Jumali.

Sejumlah napi Blok B dan Blok C yang marah kemudian merusak pintu kamar sel.

Tak hanya itu sejumlah fasilitas Rutan Salemba juga dirusak termasuk pintu pagar lorong Blok B dan Blok C serta kaca jendelanya.

Namun beruntung kerusuhan tak berlangsung lama, dan petugas dapat meredam gejolak tanpa menimbulkan korban jiwa ataupun luka.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: