18 Agustus 2018
Home / News / Nasional / Menteri PPPA desak polisi usut tuntas kasus lelang perawan

Menteri PPPA desak polisi usut tuntas kasus lelang perawan

Situs nikahsirri.com yang diblokir pemerintah.

Jakarta (RiauNews.com) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perdagangan Anak Yohana Yembise, ingin orang-orang yang terlibat dalam kasus lelang perawan di situs nikahsirri.com dihukum pidana seberat-beratnya.

Aparat berwenang juga diminta mengusut tuntas apakah ada unsur perdagangan orang dalam kasus yang mengeksploitasi kaum perempuan ini.

“Kami berharap kepolisian dapat mengusut tuntas apakah ada unsur perdagangan orang dalam kasus ini mengingat unsur eksploitasi terhadap kaum perempuan menjadi sorotan kami dalam kasus ini,” kata Yohana Yembise, Ahad (24/9/2017), sebagaimana dilansir Antara.



Pemilik situs www.nikahsirri.com, Aris Wahyudi saat ini telah ditangkap tim Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, polisi menjeratnya dengan pasal berlapis.

Jika terbukti ada unsur perdagangan orang maka pelaku tindak pidana perdagangan orang dalam kelompok yang terorganisasi tersebut dipidana penjara paling singkat tiga tahun dan paling lama 15 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp120 juta dan paling banyak Rp600 juta.

Seluruh hukuman yg tertera dalam pasal 2 UU PTPPO (pemberantasan tindak pidana perdagangan orang) tersebut ditambah 1/3 jika terbukti dilakukan oleh kelompok terorganisir, sesuai dengan ketentuan Pasal 16 UU PTPPO.

Terungkapnya kasus Lelang Perawan ini pun tidak lepas dari campur tangan masyarakat yang turut melaporkan melalui jejaring media sosial.

Yohana menegaskan, hendaknya kasus seperti ini tidak terulang dan perlunya partisipasi masyarakat untuk lebih membantu pemerintah untuk mencegah eksploitasi perempuan dan anak.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: