17 Oktober 2017
Home / News / Nasional / Menteri Nasir yakin 2020 nanti Indonesia mampu prduksi mobil listrik massal

Menteri Nasir yakin 2020 nanti Indonesia mampu prduksi mobil listrik massal

Mobil listrik mahasiswa UNISI.

Jakarta (RiauNews.com) – Pada 2020 mendatang, Indonesia diyakini mampu memproduksi dan memasarkan mobil listrik produksi sendiri. Keyakinan ini diungkapkan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir usai penganugerahan gelar Perekayasa Utama Kehormatan kepada Basuki Hadimuljono di Jakarta, Kamis (4/8/2017).

Menurut sang menteri, pihaknya sudah membentuk tim yang melibatkan empat perguruan tinggi dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk membuat mobil listrik.

“Targetnya 2020 kita bisa melakukan produksi di dalam negeri,” kata Nasir dikutip laman Antara.

Keempat perguruan tinggi itu adalah Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS). Keempat perguruan tinggi ini dipilih karena memiliki fakultas teknik yang bisa mengembangkan program tersebut.

“Mereka ini ada yang konsentrasi mengembangkan baterai, ada yang mengembangkan mekatroniknya, ada yang ke materialnya dan ada yang di elektronikanya. Jadi dikombinasi,” kata Nasir.

Prototipe mobil sendiri sudah berhasil diciptakan sehingga kini, tinggal peningkatan inovasi agar lebih baik dan lebih layak lagi untuk produksi massal.

“Kami pada tahun lalu realisasinya pada prototipe. Inovasinya kita skill up (tingkatkan), uji material sudah dilakukan, dan pada mekatroniknya udah diuji, tahap berikutnya adalah men-skill up-kan,” sambung Nasir.

Meski harus melalui proses panjang, ia optimistis produksi massal bisa dilakukan pada 2020.***

Baca Juga

Pengemudi angkutan konvensional Aceh tolak yang berbasis online

Banda Aceh (RiauNews.com) – Kehadiran transportasi berbasis online di Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, mendapat ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *