20 Februari 2019
Home / News / Nasional / Ma’ruf Amin tanggapi keberatan Australia soal Jokowi bebaskan Baasyir

Ma’ruf Amin tanggapi keberatan Australia soal Jokowi bebaskan Baasyir

Abu Bakar Baasyir. (Kredit: Reuters)

Jakarta (RiauNews.com) – Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin mendukung keputusan Presiden Joko Widodo yang membebaskan narapidana teroris Abu Bakar Ba’asyir. Dia mengaku tidak khawatir kebijakan ini mengganggu hubungan dengan pemerintah luar negeri.

Hal ini menyikapi sikap pemerintah Australia yang keberatan dengan keputusan Presiden Jokowi membebaskan Abu Bakar Baasyir. Keputusan Jokowi membebaskan Abu Bakar B’asyir karena pertimbangan kemanusiaan, mengingat kondisinya sudah tua dan sakit-sakitan.

Dia beralasan Indonesia sebagai negara yang berdaulat dan punya kebijakan masing-masing. Pihak asing tidak berhak mengintervensi keputusan kepala negara lain.

“Itu urusan dalam negeri kita. Saya kira pemerintah punya kebijakan-kebijakan. Ada yang sifatnya penegakan hukum dan ada sifatnya kemanusiaan. Dan Pak Jokowi sudah mengambil langkah itu,” katanya usai menghadiri deklarasi dukungan relawan dan masyarakat Desa Cigugur Girang, Kabupaten Bandung Barat, Ahad (20/1/2018).

Untuk itu, menurutnya, pihak negara lain harus menerima keputusan itu. Ma’ruf pun menganggap hal ini tidak akan berpengaruh besar kepada hubungan antar negara.

“Enggak, kita masing-masing punya kedaulatan,” jelasnya.

Abu Bakar Ba’asyir sendiri divonis Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (16/6/2011) dengan hukuman 15 tahun penjara karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana terorisme.

Vonis ini lebih ringan dibanding tuntutan jaksa penuntut umum yang menginginkan Ba’asyir dijatuhi hukuman seumur hidup.***

Sumber: Merdeka

Komentar
%d blogger menyukai ini: