23 September 2018
Home / News / Nasional / Korban tewas akibat ledakan sumur minyak ilegal jadi 22 orang

Korban tewas akibat ledakan sumur minyak ilegal jadi 22 orang

Sejumlah sepeda motor pekerja hangus terbakar di lokasi terbakarnya pengeboran minyak illegal di Aceh Timur. (Kredit: Antara)

Banda Aceh (RiauNews.com) – Korban meninggal dunia akibat ledakan sumur minyak di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh bertambah menjadi 22 orang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh, Teuku Ahmad Dadek mengkonfirmasikan bahwa korban baru bernama Rifky Mauliansyah, warga Kecamatan Ranto Peureulak, yang meninggal di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh.



“Informasi terbaru, satu orang korban meninggal dunia atas nama Rifky Mauliansyah,” kata Teuku Ahmad Dadek, Kamis malam (27/4/2018).

Dijelaskan, korban sebelumnya sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Sultan Abdul Azis di Peureulak, Aceh Timur, namun karena luka bakar yang dialaminya cukup serius, kemudian dirujuk ke RSUD Zainoel Abidin.

Hingga kini terdapat lima orang pasien rujukan di rumah sakit milik Pemerintah Aceh, tetapi tiga orang di antaranya meninggal dunia.

“Semua pasien dirujuk, dalam kondisi kritis. Satu meninggal di perjalanan, seorang ketika tiba di Zainoel Abidin. Dan hari ini, satu orang lagi meninggal dalam perawatan di Zainoel Abidin,” kata dia.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Aceh, terdapat 22 orang meninggal, 37 orang masih dalam perawatan rumah sakit, lima rumah ludes terbakar, dan 55 kepala keluarga atau 198 jiwa mengungsi.

“Mereka penduduk Gampong (Desa) Pasir Putih, dan mengungsi ke rumah kerabat atau tetangga terdekat,” kata Ahmad.

Diwartakan Republika, ledakan disertai semburan api dari sebuah sumur minyak ilegal milik warga lokal di Desa Gampong Pasir Putih, terjadi pada Rabu (24/4/2018) dini hari. Api baru dapat dipadamkan sehari kemudian.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: