21 Oktober 2018
Home / News / Nasional / Konten LGBT masih marak, pemerintah diharapkan lebih tegas terhadap terhadap WhatsApp

Konten LGBT masih marak, pemerintah diharapkan lebih tegas terhadap terhadap WhatsApp

Emoji berbau LGBT di WhatsApp.

Jakarta (RiauNews.com) – Masih banyaknya konten lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) di platform GIF pada aplikasi WhatsApp (WA), membuat resah masyarakat. Menurut pengamat telekomunikasi Heru Sutadi, pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi Informasi dan Telekomunikasi (Kemenkominfo) harus lebih tegas terhadap WA.

“Soal LGBT, saya pikir pemerintah terutama Kementerian Kominfo harus tegas kepada WA, jangan dibiarkan konten-konten seperti itu bermunculan,” ujar Heru di laman Republika.co.id, Sabtu (30/12/2017).

Heru mengingatkan bahwa pemblokiran konten porno dan LGBT di Whatsapp jangan hanya “dagelan” semata. Ia telah mencoba dengan mekanisme berbeda tetapi masih muncul konten-konten tersebut.



“Pemerintah harus panggil Whatsapp dan jangan mau menghubungi penyedia konten,” kata dia.

Sebelumnya, pada Jumat (29/12), pendiri Indonesia Tahujud Arizia Dwi Handoko menemukan konten beruansa LGBT dan juga ada konten pornografi yang bersifat vulgar. Sumber data primer dari Arizia ditemukan pada GIF yang ada pada Whatsapp.

“Saya curiga ini terkait putusan MK terkait LGBT, karena sebulan yang lalu saya cek, nggak ada,” ujar Arizia.

Dalam beberapa tahun terakhir fenomena kampanye LGBT terlihat menguat melalui media-media sosial, buku-buku, dan media massa. Media sosial menjadi pilihan utama kampanye mereka agar masyarakat menerima kehadiran kaum LGBT di Indonesia.

Tujuan akhir kampanye ini adalah agar pernikahan sejenis dilegalkan di Indonesia seperti yang sudah diresmikan di beberapa negara.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: