21 September 2018
Home / News / Nasional / Ini tanggapan Pemprov Sumbar atas permintaan maaf Anne Avantie

Ini tanggapan Pemprov Sumbar atas permintaan maaf Anne Avantie

Perancang busana Anne Avantie.

Padang (RiauNews.com) – Menanggapi permintaan maaf yang disampaikan perancang busana papan atas Indonesia, Anne Avantie, karena memadukan suntiang Minang dengan kebaya yang didesain terbuka, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Barat (Sumbar) menerima permintaan maaf tersebut.

“Permohonan maaf itu sebuah pengakuan yang secara tidak langsung telah mengangkat muruah adat Minangkabau,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar Taufik Effendi, Kamis (12/4/2018), sebagaimana dilansir oleh Republika.



Taufik memandang, tak elok bila polemik kreasi suntiang Minang tersebut diperpanjang. Terpenting, ke depan, dia mengatakan, memastikan pemerintah dan masyarakat bisa bersama-sama mempertahankan ciri khas pakaian adat perempuan maupun laki-laki di Tanah Minang.

Baca: Bundo Kanduang Minang akan somasi Anne Avantie

Masyarakat Minang sebelumnya berencana mengajukan somasi terhadap Anne karena kreasi busananya yang dianggap bertentangan dengan pakem budaya Minangkabau. Taufik menjelaskan, somasi tersebut memiliki tujuan besar, yakni pengakuan resmi dari Anne sendiri bahwa suntiang Minang merupakan pakaian adat Minangkabau dan penggunaannya pun tak sembarangan.

Sophia Latjuba mengenakan busana karya Anne Avantie yang dianggap menodai kebudayaan Minangkabau. (Kredit: Sophia Latjuba/Instagram)

“Somasi yang kita inginkan pengakuan. Dan yang bersangkutan telah meminta maaf secara resmi dan mengakui kekhilafannya,” katanya.

Sebelumnya, Anne Avantie telah menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Minangkabau terkait kreasi suntiang Minang yang ia tampilkan dalam peragaan busana Indonesia Fashion Festival di Jakarta pada akhir Maret 2018.

Baca: Putri Anne Avantie: Kalau tak berkenan jangan dilihat

Anne meminta maaf karena kreasinya memantik protes masyarakat Minang. Dalam peragaan busana tersebut, penutup kepala yang menyerupai suntiang Minang memang dipadukan dengan kebaya berpotongan terbuka yang diperagakan artis Sophia Latjuba.

“Sebagai orang yang memiliki tanggung jawab moral, saya Anne Avantie memohon untuk di bukakan pintu maaf kepada seluruh masyarakat Minangkabau dan yang terkait, yang tidak dapat saya sebutkan satu per satu,” ujar Anne dalam surat tertulis yang diterima Pemprov Sumbar.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: