Home / News / Nasional / Forum Peduli Ustaz Abdul Somad laporkan sembilan orang ke Polda Bali

Forum Peduli Ustaz Abdul Somad laporkan sembilan orang ke Polda Bali

Forum Peduli Ustaz Abdul Somad melaporkan sembilan orang terkait penghadangan di Hotel Aston beberapa waktu lalu. (Kredit: Okezone.com)

Denpasar (RiauNews.com) – Kasus penghadangan terhadap Ustaz Abdul Somad saat beliau hendak berceramah di Denpasar, Bali, beberapa waktu lalu, masih berbuntut panjang.

Forum Peduli Ustaz Abdul Somad yang diwakili oleh Muhammad Saifullah melaporkan sembilan orang ke Polda Bali terkait dengan kasus penghadangan tersebut. Direktur Pusat Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia, Ahmad Baraas mengatakan, bahwa orang-orang yang dilaporkan tersebut atas pribadinya bukan organisasinya.

“Orang-orang yang dilaporkan ini dilaporkan terkait insiden yang ada di Hotel Aston. Adanya persekusi terhadap Ustad Abdul Somad,” katanya, Rabu (13/12/2017).



Dikutip dari Okezone.com, sembilan orang yang dilaporkan tersebut, di antaranya ada Gusti Agung Ngurah Harta, sesepuh Yayasan Sandi Murti; Arya Wedakarna, anggota DPD Bali; Ketut Ismaya, Sekretaris Laskar Bali; Jemima Wulyandari; Mocka Jadmika; Dwi Hermawan; Made Kawi; Gus Yadi atau Agus Priyadi, Ketua Patriot Garuda; dan Arif.

Kuasa Hukum Forum Peduli Ustad Abdul Somad, Muhammad Zainal Abidin mengatakan, ada sembilan orang yang dilaporkan dan dibagi dalam lima komponen.

“Pada prinsipnya kami menegakkan hukum. Dan umat di Bali itu rukun damai. Walaupun langit ini runtuh sekalipun hukum tetap diteggakkan,” katanya.

Dia menjelaskan, untuk yang pertama ada I Gusti Agung Ngurah Harta diduga melanggar Pasal 160 KUHP. kemudian Arya Wedakarna diduga melanggar Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 A ayat 2 dan Pasal 156 KUHP.

Ustad Abdul Somad.

Sedangkan Ketut Ismaya, Jemima Wulyandari, Mocka Jadmika, Dwi Hermawan, Made Kawi pasal 368 dan 333 KUHP dan pasal 335 KUHP ayat 1 butir 1 KUHP. Gus Yadi atau Agus Priyadi pasal 160 KUHP dan pasal 368 KUHP dan 333 KUHP pasal 335 ayat 1 butir 1 KUHP dan Arif Pasal 28 ayat 2 jo pasal 45 ayat 2 UU ITE dan pasal 160 KUHP.

“Masalah hati selesai tapi hukum kita lawan terus kalau bukan hukum yang mengerjakan ini premanisme akan jadi,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pada Jumat (8/12/2017) lalu, Ustaz Abdul Somad akan ceramah di Bali. Namun sebelum kegiatan tersebut berlangsung, sekelompok orang mendatangi Hotel Aston tempat Ustaz Somad menginap, mendemo dan menolak kehadiran penceramah asal Riau ini.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: