21 Agustus 2018
Home / News / Kesehatan / ALS yang ini patut diwaspadai

ALS yang ini patut diwaspadai

Stephen Hawking.

Pekanbaru (RiauNews.com) – ALS yang dimaksud bukanlah nama perusahaan otobus dengan rute terpanjang di Indonesia asal Sumatera Utara, namun ini adalah penyakit yang patut kita waspadai, yakni amyotrophic lateral sclerosis (ALS).

Seperti diketahui, salah satu fisikawan tersohor di dunia Stephen Hawking meninggal dunia dalam usia ke-76 tahun akibat penyakit tersebut.

Dikutip dari laman Tempo, ALS sendiri bisa dimulai dengan sesuatu yang sederhana, seperti merasakan tangan atau kaki Anda melemah. ALS adalah penyakit yang menyerang sel otak, dimana sel otak berfungsi untuk mengendalikan banyak gerakan otot Anda.

Pada akhirnya, ALS melemahkan diafragma, otot yang dibutuhkan paru-paru Anda untuk bekerja. Kesulitan bernapas adalah salah satu gejala ALS. Penyakit yang juga menyerang beberapa tokoh dunia ini masih belum ditemukan penyembuhannya. Namun, setidaknya Anda dapat mengetahui gejala awal maupun gejala lanjutan dari ALS. Dengan kemungkinan, Anda mungkin bisa mengobati beberapa gejala dan menjaga kontrol otot Anda sedikit lebih lama.

Gejala Awal
Tanda ALS bisa muncul secara bertahap. Anda bisa saja merasa aneh saat tangan sulit memegang atau mencengkeram sesuatu. Atau mungkin, Anda mulai sulit berbicara sebelum gejala lainnya muncul. Setiap orang memiliki gejala awal yang berbeda-beda.

Beberapa gejala awal yang umum terjadi antara lain:

  • Sering tersandung (hilang kontrol diri)
  • Sulit memegang barang dengan tangan
  • Ucapan menjadi samar
  • Otot berkedut (fasciculations)
  • Kram pada otot
  • Sikap memburuk
  • Sulit menahan kepala
  • Kekakuan otot
  • Mudah kelelahan

Mungkin pada awalnya gangguan motorik Anda akibat ALS, seperti tangan, hanya terjadi pada satu bagian. Namun, seiring waktu hal tersebut mempengaruhi hampir seluruh otot yang tadinya mampu Anda kendalikan. ALS, bagaimanpun, tidak mempengaruhi semua otot serta organ dalam tubuh. Jantung dan kandung kemih, misalnya, biasanya tetap sehat.

Gejala lanjut
Saat ALS semakin parah, lebih banyak otot dan aktivitas diri yang terpengaruh. Di antaranya adalah:

  • Otot yang melemah
  • Penurunan berat badan
  • Sulit mengunyah dan menelan
  • Kemampuan berbicara semakin sulit dipahami
  • Kesulitan bernafas
  • Tersedak berlebihan
  • Kerusakan otot antara telunjuk dan jempol

Lalu, apakah penyakit ALS ini dapat didiagnosa secara medis?

Tidak ada tes tunggal yang mampu memberikan diagnosis definitif terkait ALS, walaupun gejala aktivitas neuron motorik atas dan bawah sangat disarankan. Sebaliknya, diagnosis ALS terutama didasarkan pada gejala dan tanda yang diamati dokter kepada pasien melalui serangkaian tes.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: