25 Februari 2018
Home / News / Internasional / Warga Qatar kesulitan laksanakan umrah di Makkah

Warga Qatar kesulitan laksanakan umrah di Makkah

Kabah sebagai arah kiblat umat muslim saat shalat, yang berada di Masjidil Haram, Makkah.

Doha (RiauNews.com) – Konflik di kawasan Teluk antara Qatar dengan sejumlah negara tetangga mereka di Semenanjung Arab ternyata juga berdampak pada jamaah umrah. Komisi Hak Asasi Manusia Nasional Qatar (NHRC) menerima keluhan dari warga Qatar yang menyebutkan jemaah umrah asal negara tersebut dilarang masuk masuk ke Masjidil al-Haram di Makkah oleh otoritas Arab Saudi. Hal ini ditulis dalam artikel di koran Qatar Al Sharq.

Kepala NHRC Ali bin Smaikh al-Marri menyebut insiden ini sebagai salah satu kekerasan terhadap HAM untuk menjalankan kegiatan keagamaan. Pasalnya, hak semua umat Muslim untuk masuk ke dalam tempat tersuci itu.

“NHRC sangat mengecam tindakan ini, pasalnya ini adalah pelanggaran hak untuk melakukan ritual keagamaan yang dijamin oleh konvensi hak asasi manusia,” tuturnya, seperti dilansir dari situs berita milik Qatar, Aljazeera, Ahad (11/6).

Selain itu, otoritas Saudi juga biasanya tidak mempertanyakan dari mana orang-orang yang memasuki Masjidil Haram ini berasal.

Sejak pemutusan hubungan diplomatik dilakukan Arab Saudi cs, Qatar semakin dikucilkan. Tak hanya hubungan diplomatik, perdagangan pun diputuskan dengan Qatar.

Pemutusan hubungan ini disebutkan lantaran Qatar mendukung kelompok teroris, seperti Hamas dan Hizbullah. Tak hanya itu, kedekatan Qatar dengan Iran pun membuat negara di Liga Arab berang.

Qatar sendiri membantah keras tuduhan tersebut. Dalam pernyataannya, pemerintah menyebutkan malah menyerang apa yang disebut ‘akar terorisme’ dengan cara halus, seperti memberi pekerjaan bagi kaum muda, mendidik ratusan ribu pengungsi Suriah dan mendanai program masyarakat untuk menantang kelompok bersenjata.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: