21 September 2018
Home / News / Internasional / Usai digulingkan, mantan PM Malaysia Najib Razak pilih liburan di Indonesia

Usai digulingkan, mantan PM Malaysia Najib Razak pilih liburan di Indonesia

Najib Razak.

Kualalumpur (RiauNews.com) – Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak yang baru saja kalah dalam pemilihan umum, memilih untuk menghabiskan waktu beberapa hari di Indonesia untuk liburan.

Media setempat Malaysiakini.com pada Jumat (11/5/2018) melansir Razak bersama sang istri, Rosmah Mansor, disebut telah memesan tiket penerbangan dari Bandara Sultan Abdul Aziz Shah (Lapangan Terbang Subang) di Selangor menuju Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, untuk jadwal keberangkatan Sabtu (12/5/2018) pukul 10.00 waktu setempat.



Pada sebuah gambar yang tersebar secara viral di negeri tetangga, perjalanan Najib dan Rosmah dari Selangor menuju Jakarta hari ini bakal menggunakan pesawat jet dengan nomor registrasi penerbangan PK-RJX.

Seorang sumber yang dekat dengan Najib membenarkan adanya pemesanan tiket pesawat Selangor-Jakarta oleh mantan penguasa Malaysia untuk Sabtu ini. Menurut sumber tersebut, Najib serta istrinya ingin rehat sejenak di Indonesia. “Beliau (Najib) akan pulang (lagi ke Malaysia setelah liburannya di Indonesia selesai),” katanya.

Sumber itu pun membantah rumor yang menyebut Najib hendak melarikan diri dari Malaysia setelah partainya tumbang di Pemilu 2018.

“Semua orang (yang ingin naik pesawat) tentu ada jadwal penerbangan. Jadi, mereka (yang membuat rumor itu) silakan saja datang (ke Bandara Sultan Abdul Aziz Shah) untuk membuktikan sendiri apakah beliau (Najib) memang hendak melarikan diri dengan tas-tas berisi uang dan lain-lain. Isu yang tak berdasar,” ucapnya.

Mahathir sebelumnya memang kerap mengangkat kasus penggelapan dalam proyek strategis pemerintah 1MDB saat kampanye pemilu dan di beberapa kesempatan. Kasus ini mendunia karena melibatkan banyak negara sebagai investor. Tuduhan penggelapan oleh Najib berkembang sejak 2015, 1MDB disebut-sebut dimanfaatkan untuk menyedot dana negara ke rekening pribadi.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: