21 September 2018
Home / News / Internasional / Trump ancam hujani Suriah dengan rudal

Trump ancam hujani Suriah dengan rudal

Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Washington (RiauNews.com) – Konflik di Suriah tampaknya segera menyeret dua negara besar dalam kancah peperangan. Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu (11/4/2018) mengancam akan menghujani Suriah –yang didukung Rusia– dengan peluru kendali pintarnya.

Trump juga mengecam sikap Moskow yang membela Presiden Suriah Bashar al Assad atas penggunaan gas beracun guna menghabisi warga yang menentangnya.



“Rusia berkata akan menembak jatuh semua peluru kendali, yang ditembakkan terhadap Suriah. Bersiaplah Rusia, karena peluru kendali pintar akan berdatangan,” cuit Trump dalam Twitter-nya.

Sebelumnya Rusia pada Selasa menyatakan akan membalas setiap serangan peluru kendali Amerika Serikat ke Suriah.

Baca: Ternyata Israel danai kelompok pemberontak Suriah

“Kalian seharusnya tidak bersekutu dengan binatang pengguna gas, yang menewaskan rakyatnya,” ucap Trump.

Dikutip RIaunews.com dari Republika, Kementerian Luar Negeri Rusia di Facebook mengatakan, rudal yang pintar seharusnya diarahkan untuk menembak teroris, bukan terhadap pemerintah yang sah.

Menurut Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, serangan rudal dari Amerika Serikat bisa jadi merupakan upaya menghancurkan bukti adanya serangan gas beracun di kota Douma.

Di Damaskus, Kementerian Luar Negeri Suriah menuding Amerika Serikat telah menggunakan “kebohongan dan berita palsu” sebagai alasan untuk menyerang negara lain.

“Kami tidak terkejut dengan pernyataan yang tidak dipikirkan secara mendalam dari rezim Amerika Serikat, yang mendukung terorisme di Suriah,” kata kantor berita SANA mengutip sumber kementerian itu.

Serangan Amerika Serikat diperkirakan melibatkan angkatan laut, mengingat ancaman sistem pertahanan udara Rusia dan Suriah. Kapal induk peluru kendali Amerika Serikat, USS Donald Cook, berada di Laut Mediterania.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: