16 Desember 2018
Home / News / Internasional / Singapura juga marak parkir liar

Singapura juga marak parkir liar

Deretan sepeda terparkir semrawut di dekat stasiun MRT Yishun, Singapura.(Kredit: Strait Times)

Singapura (RiauNews.com) – Masalah parkir liar ternyata tak hanya dialami Kota Pekanbaru, atau kota-kota lainnya di Indonesia, tapi juga di Singapura. Bedanya, jika di Tanah Air yang parkir sembarangan adalah sepeda motor atau mobil, di negara kota tersebut yang membuat pusing pemerintah setempat adalah sepeda yang parkir sembaranan.

The Straits Times, pada Kamis (8/3/2018), melansir semrawutnya parkir sepeda tak lepas dari banyaknya sepeda rental yang dimiliki operator rental, seperti Obike, Ofo, Mobike, dan lain-lain.

Diperkirakan lebih dari 100.000 sepeda rental milik enam operator di Singapura. Namun, diperkirakan hanya setengahnya yang aktif digunakan.

Guna mengatasi kesemrawutan tersebut, pemerintah Negeri Singa akan memverifikasi aset para operator sepeda. Nantinya, operator mesti mempublikasikan lokasi semua sepeda mereka. Jumlah armada pun akan ditinjau setiap enam bulan sekali.

Otoritas Transportasi Darat Singapura (LTA) mengatakan, parkir sepeda mesti diatur karena telah menimbulkan kesemrawutan sosial yang signifikan.

“Saat ini kami berupaya meningkatkan infrastruktur parkir dan mendorong operator sepeda untuk beroperasi secara bertanggung jawab,” ujar LTA.

Ke depan, operator mesti menyiapkan sanksi pembekuan bagi pengguna yang berulang kali parkir sembarangan. Adapun operator sepeda yang gagal mematuhi standar bakal menghadapi sanksi seperti denda, pengurangan jumlah armada, pembekuan sementara, hingga pencabutan izin operasional. ***

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: