Home / News / Internasional / Rusia tak ladeni diplomasi Twitter ala Trump

Rusia tak ladeni diplomasi Twitter ala Trump

Presiden AS Donald Trump dikenal sebagai penggemar Twitter.

Moskow (RiauNews.com) – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikenal aktif di media sosial. Salah satu yang menjadi idolanya adalah Twitter, tempat Trump menumpahkan segala “isi hati”-nya kepada dunia. Kegilaan Trump ber-cuit-an di media sosial diejek Rusia sebagai diplomasi Twitter.

Juru bicara Kremlin, Dimitri Peskov, menegaskan Rusia tidak terlibat dalam diplomasi Twitter seperti yang dilakukan Trump.



“Kami tidak berpartisipasi dalam diplomasi Twitter. Kami mendukung pendekatan yang serius. Kami terus percaya, penting untuk tidak mengambil langkah-langkah yang dapat membahayakan situasi yang sudah rapuh,” ujar Peskov, seperti dilaporkan kantor berita Interfax.

Baca: Trump ancam hujani Suriah dengan rudal

Seperti diketahui, beberapa hari lalu Trump telah menggunakan platform media sosial itu untuk memperingatkan Moskow tentang kemungkinan tindakan militer AS di Suriah.

Presiden berlatar belakang pengusaha properti ini mengatakan kepada Rusia untuk bersiap menerima serangan rudal yang lebih bagus, lebih baru, dan lebih pintar di Suriah, dalam sebuah cicitan pada Rabu (11/4). Pernyataan ini disampaikan setelah terjadi serangan kimia di Douma, Ghouta timur.

Baca: Ternyata Israel danai kelompok pemberontak Suriah

Peskov mengatakan negaranya yakin tuduhan penggunaan senjata kimia di Douma adalah tuduhan yang salah dan tidak dapat digunakan sebagai dalih bagi AS untuk melakukan langkah militer melawan Suriah.

Rusia sendiri telah terlibat dalam konflik Suriah sejak 2015 dan menjadi sekutu Presiden Suriah Bashar al-Assad.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: