21 November 2018
Home / News / Internasional / Pasukan PBB temukan kuburan massal di Mali

Pasukan PBB temukan kuburan massal di Mali

Peta negara Mali. (Sumber: Google Maps)

Bamako (RiauNews.com) – Pasukan Perdamaian PBB yang bertugas di Mali, menemukan sebuah areal yang menjadi tempat kuburan massal, yang diduga merupakan korban konflik bersenjata di negara benua Afrika tersebut.

Pertentangan antara kelompok Tuareg semakin meningkat beberapa minggu belakangan di wilayah utara negara yang sebagian wilayahnya termasuk Gurun Sahara ini. Sekaligus mengancam gagalnya kesepakatan perdamaian yang disepakati 2015 lalu.

Dilaporkan Reuters, misi PBB yang dikenal juga sebagai MINUSMA, telah menyelidiki laporan adanya pelanggaran hak asasi manusia, termasuk di desa Anefis, sekitar 100 kilometer sebelah barat daya dari kota Kidal.

“Sedangkan untuk Anefis, regu dapat melakukan pengamatan di lokasi keberadaan kuburan individu dan kuburan massal, namun tidak dapat memastikan pada tahap ini, baik untuk jumlah orang yang dikuburkan atau penyebab kematian mereka,” kata MINUSMA dalam pernyataan.

Sejauh ini, telah dipastikan terjadi 34 kasus pelanggaran hak asasi di daerah itu, termasuk “pemaksaan” terhadap minoritas. Kaum minoritas juga terlibat dalam pertempuran baru-baru ini, katanya.

Sebuah pemberontakan oleh kelompok Tuareg pada 2012, menciptakan kekosongan kekuasaan di Mali utara, wilayah yang pernah menjadi tujuan terkenal bagi para wisatawan petualang.

Setahun kemudian, mantan penguasa kolonial Prancis melakukan campur tangan disana untuk mengusir pemberontak dan berjuang untuk menstabilkan negara itu.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: