18 November 2018
Home / News / Internasional / Lima tewas dalam kebakaran di California

Lima tewas dalam kebakaran di California

Bangkai bus yang terbakar akibat kebakaran di Negara Bagian California, Amerika Serikat. (Kredit: Getty)

Los Angeles (RiauNews.com) – Lima orang tewas dan lebih dari 150.000 orang dievakuasi setelah kebakaran hutan yang dahsyat melanda negara bagian California, Amerika Serikat.

Pihak berwenang setempat mengkonfirmasi, kelima korban tewas ketika berusaha melarikan diri dari api ‘neraka’ dengan menggunakan kendaraan mereka di ‘surga’, Butte County, California Utara.



Seperti dilansir oleh laman berita Express, pihak kepolisian tidak dapat segera mengidentifikasi korban yang ditemukan di dalam kendaraan mereka, karena luka bakar yang cukup mengerikan.

Laporan yang belum dikonfirmasi mengatakan, lusinan dari 27.000 penduduk kota itu tidak diketahui keberadaannya setelah warga diperintahkan untuk mengungsi pada Kamis (8/11/2018) waktu setempat, ketika api membesar yang tingginya mencapai 30 meter.

“Kelima mayat itu ditemukan di jalan yang mengarah keluar dari ‘surga’,” kata Kantor Sheriff Butte County.

Sementara pada hari Jumat (9/11) waktu setempat, ratusan ribu warga kawasan elit Malibu juga dievakuasi akibat kebakaran.

Dua kebakaran terpisah terjadi dalam jarak beberapa kilometer yang menutup jalan bebas hambatan rute 101 di kedua arah, dan menyapu Pegunungan Santa Monica.

Api telah melompati Highway 101 di beberapa tempat, termasuk Calabasas dan Agoura Hills, yang terus bergerak ke selatan menuju pantai Malibu.

“Kota ini hancur, semuanya hancur. Tidak ada yang tersisa,” kata jurubicara Departemen California Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran (Cal Fire), Scott Maclean.

“Api ini bergerak dan tumbuh begitu cepat sehingga banyak orang terperangkap.”

Petugas pemadam kebakaran mengatakan, api bergerak demikian cepat karena ‘ditenagai’ angin yang berhembus 55 mil per jam.

Malibu adalah rumah bagi bintang-bintang Hollywood, termasuk Kim Kardashian, yang memposting di Instagram mendesak orang untuk “berdoa” untuk Calabasas, salah satu daerah yang terkena dampak.*** (ilva)

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: