Home / News / Internasional / Jamaah haji Indonesia dilarang melontar jumrah pada jam-jam berikut

Jamaah haji Indonesia dilarang melontar jumrah pada jam-jam berikut

Prosesi melontar jumrah dimana jutaan jamaah saling berdesakan dan kerap timbul korban jiwa.

Makkah (RiauNews.com) – Agar prosesi melontar jumrah dapat berjalan lancar dan tak lagi menimbulkan korban, atau paling tidak menguranginya, Pemerintah Arab Saudi memberlakukan larangan melontar kepada jamaah haji asal Indonesia pada jam-jam tertentu.

Melalui Muassasah Asia Tenggara, Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi tertanggal 6 Agustus 2017 dalam maklumatnya melarang jamaah Indonesia melontar jamarat pada tanggal 10 Dzulhijjah dari jam 06.00 s.d. 10.30 WAS; 11 Dzulhijjah dari jam 14.00 s.d. 18.00 WAS; dan 12 Dzulhijjah dari jam 10.30 s.d. 14.00 WAS.

Kepala Daker Makkah Nasrullah Jasam dalam maklumatnya mengatakan, komitmen mematuhi larangan waktu melontar ini penting demi kelancaran bersama dan untuk menghindari kemacetan akibat penumpukan jamaah.

“Jamaah haji Indonesi agar memperhatikan dan mentaati jadwal waktu melontar jumrah,” tulisnya, seperti dirilis Kemenag, Selasa (15/8/2017).

Kepada PPIH Arab Saudi, Nasrullah meminta agar waktu larangan ini disosialisasikan sehingga bisa dipahami dan ditaati oleh seluruh jamaah haji Indonesia.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: