18 Oktober 2018
Home / News / Internasional / Dokter bedah dan pacar dituntut 40 tahun karena lakukan perkosaan

Dokter bedah dan pacar dituntut 40 tahun karena lakukan perkosaan

Los Angeles (RiauNews.com) – Jaksa penuntut umum menutut seorang ahli bedah ortopedi di California dan pasangannya atas dugaan melakukan penganiayaan dan penyerangan seksual terhadap dua wanita. Dalam kasus ini pula, jaksa menduga ada ratusan korban lainnya.

Pihak berwenang mengatakan kepada AFP, telah menerima puluhan petunjuk dalam penyelidikan. Beberapa jam setelah konferensi pers, wanita lain berani maju untuk melapor hal serupa yang dialami.



“Saya dibantu oleh para penyelidik untuk mengaktifkan ponsel siang ini. Alhasil banyak yang menelpon dengan informasi tambahan, dari situ kami tengah melacak semua petunjuk tambahan itu,” ujar juru bicara jaksa wilayah Orange County, Michelle Van Der Linden seperti dikutip laman Channel New Asia, Rabu (19/9).

Dokter bedah itu bernama Grant William Robicheaux (38 tahun) dan pacarnya Cerissa Laura Rilye (31 tahun). Ia didakwa pada 11 September lalu dengan dakwaan pemerkosaan serta pelanggaran terkait narkoba dan senjata yang juga berhubungan dengan kasus dua serangan.

Para penyidik menemukan ratusan video di telepon genggam Robicheaux setelah ia berhasil diamankan pihak kepolisian.

“Dalam video menujukkan wanita dari berbagai negara bagian tanpa pakaian, secara sadar dan telah diserang, sampai saat ini kami masih memelajari video itu,” ujar Van Der Linden.

Robicheaux, pernah muncul di acara reality show channel Bravo pada acara bertajuk “Ritual kencan online pria Amerka”.

Sementara itu, Jaksa wilayah Orange County Tony Rackauckas mengatakan, Robicheaux dan Rilley diyakini melakukan persekongkolan di restoran dan bar untuk memangsa para korban yang sebelumnya dibuat ‘nyaman’ oleh mereka berdua.

“Kami percaya kedua terdakwa menggunakan ketampanan dan pesona mereka dari mangsa potensial mereka. Kita semua pernah mendengar tentang ‘serigala berbulu domba’. Yah, serigala bisa memakai scrub atau pakaian dokter. Atau serigala bisa menjadi wanita cantik,” kata Rackauckas.

Menurut Rackauckas, kedua terdakwa menggunakan ekstasi untuk melumpuhkan korban. Pihak berwenang juga mengatakan, Robicheaux dan Riley melakukan perjalanan ke berbagai festival sejak 2015, termasuk ‘Burning Man’ di Nevada, serta tengara di Arizona. Di sana mereka dimungkinkan memangsa wanita lain.

Sementara, pengacara Robicheaux dan Riley mengeluarkan pernyataan bersama pada Selasa (18/9), menyangkal tuduhan itu.

“Mereka telah menyadari tuduhan ini selama beberapa bulan, dan masing-masing dari mereka secara resmi akan menyangkal kebenaran dari tuduhan ini pada kesempatan pertama mereka di pengadilan,” kata pengacara Robicheaux, Philip Cohen, dan pengacara Riley, Scott Borthwick.

Pengacara Cohen menegaskan, tidak ada satu pun tuduhan dalam hal ini yang berhubungan dengan atau menyangkut praktek medis ataupun pasien dari Dr. Robicheaux dengan cara apa pun.

Jika terbukti bersalah, Robicheaux akan menghadapi hukuman hingga 40 tahun penjara. Sedangkan Riley menghadapi 30 tahun di balik jeruji. Rackauckas mengatakan, para korban dari pasangan ini seharusnya tidak malu untuk maju.

“Keputusan sadar Anda untuk membuktikan dengan terdakwa ini … tidak memberi mereka izin untuk pemerkosaan, penyerangan atau berhubungan seks dengan Anda setelah Anda melewati titik persetujuan,” katanya.***

Sumber: Republika

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: