18 November 2018
Home / News / Bisnis / Taksi online tak bisa lagi atas nama perorangan

Taksi online tak bisa lagi atas nama perorangan

Aplikasi taksi online di smartphone.

Jakarta (RiauNews.com) – Kendaraan yang akan digunakan sebagai taksi dalam jaringan (daring) alias taksi online nantinya tak bisa lagi atas nama pribadi, namun harus berupa perusahaan atau koperasi.

“Mereka harus berhimpun dengan koperasi atau perusahaan, perorangan nggak bisa lagi. Tapi, kendaraan kembali ke atas nama perusahaan,” jelas Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi.



Hal ini diungkapkan Budi saat rapat bersama perwakilan asosiasi pengemudi taksi daring dan pihak terkait lainnya di Kementerian Perhubungan, Jumat (14/9/2018).

Menurut Budi, meski Mahkamah Agung membatalkan sejumlah pasal Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek, namun ada beberapa poin yang belum dibatalkan, seperti pembatasan kuota, wilayah operasi, dan tarif.

“Kemenhub saat ini menargetkan hingga akhir September penyusunan pengganti PM 108 bisa diselesaikan. Selanjutnya, aturan tersebut ditargetkan bulan depan bisa disahkan agar beberapa pasal yang dibatalkan MA bisa memiliki penggantinya,” tandas Budi. ***

Sumber: Republika

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: