21 Oktober 2018
Home / News / Bisnis / Taksi online tak bisa klaim asuransi jika terjadi kecelakaan

Taksi online tak bisa klaim asuransi jika terjadi kecelakaan

Aplikasi Uber Taxi.

Pekanbaru (RiauNews.com) – Jika anda memiliki kendaraan dan memanfaatkannya sebagai taksi berbasis online kemudian mengalami kecelakaan, maka perusahaan asuransi takkan membayarkan klaim. Sebab sesuai aturan polis standar asuransi kendaraan bermotor Indonesia, klaim ditolak jika kendaraan pribadi yang digunakan sebagai angkutan komersial.

Hal ini dikatakan Kepala Cabang Asuransi Astra Pekanbaru, Iput Tri Purnomo, dimana dalam aturan Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia pada Pasal 4 Nomor 10 disebutkan, bahwa defenisi penggunaan komersial adalah penggunaan atas kendaraan bermotor tersebut untuk disewakan atau balas jasa.



“Sementara dalam bisnis taksi daring, kendaraan yang digunakan merupakan milik pribadi. Meski kendaraan pribadi tersebut sudah terdaftar dalam asuransi, namun tidak disesuaikan dengan premi komersial, maka perusahaan asuransi tidak bisa membayarkan klaim ketika terjadi kecelakaan maupun kehilangan saat kendaraan tersebut digunakan sebagai taksi daring,” Iput menjelaskan.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut juga berlaku apabila mobil pribadi digunakan untuk angkutan travel.

Iput menceritakan, ada beberapa kejadian saat kendaraan travel itu hilang maupun rusak, kemudian pemiliknya melayangkan klaim kepada Asuransi Astra. Menurut dia, pihaknya melakukan verifikasi tidak hanya dari keterangan pemohon klaim, melainkan juga mengecek laporan dari polisi dan surat blok STNK apabila kendaraan hilang. Apabila terdapat perbedaan keterangan pemohon dengan laporan polisi, maka klaim asuransi tersebut akan ditolak.

“Kalau kendaraan dikomersilkan, wajib ikut premi komersil,” katanya.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: