10 Desember 2018
Home / News / Bisnis / Produsen mobil Amerika rugi jutaan dolar akibat perang dagang AS-Cina

Produsen mobil Amerika rugi jutaan dolar akibat perang dagang AS-Cina

Showroom Ford Arista Surabaya. (Kredit: WordPress)

New York (RiauNews.com) – Perang dagang antara Amerika Serikat dengan Cina, yang salah satunya berupa peningkatan tarif impor baja dan alumunium yang diberlakukan oleh Presiden AS Donald Trump, telah merugikan produsen kendaraan negara itu sendiri.

CEO Ford Motor James Hackett dalam konferensi yang digelar Bloomberg di New York, mengaku perusahaannya merugi hingga 1 miliar dolar akibat kebijakan peningkatan tarif impor tersebut.



“Jika kebijakan ini berlaku jangka panjang, maka akan lebih banyak menimbulkan kerugian,” ujar Hackett, Kamis (27/9/2018).

Sebagian besar baja dan alumunium yang digunakan oleh Ford untuk produksi AS dibuat di dalam negeri. Namun, kebijakan tarif impor tersebut dapat meningkatkan harga komoditas domestik. Adapun saham Ford merosot 0,7 persen menjadi 9,32 dolar AS pada perdagangan sore, Rabu lalu.

Kebijakan tarif impor baja dan alumunium juga dirasakan oleh Honda Motor. Wakil Presiden Eksekutif Honda Amerika Utara Rick Schostek mengatakan, tarif impor tersebut akan menambah beban biaya produksi hingga jutaan dolar AS.

Selain itu, Honda juga menghadapi tarif balasan dari Kanada dan Cina. Hingga saat ini Honda belum menaikkan harga jual. Namun, Honda tengah mempertimbangkan hal tersebut.

“Pasti itu bagian dari pertimbangan kami,” kata Schostek.

Pemerintah AS memberlakukan tarif impor baja sebesar 25 persen, dan alumunium 10 persen. Tarif tersebut menambah beban produksi bagi produsen kendaraan, sehingga mereka akan menaikkan harga jual. ***

Sumber: Republika

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: