Home / News / Bisnis / Pertamina bilang tak ada pembatasan Premium, kenyataannya beda

Pertamina bilang tak ada pembatasan Premium, kenyataannya beda

Pengumuman di SPBU yang menyatakan BBM jenis premium dan solar habis.

Pekanbaru (RiauNews.com) – Saat ini masyarakat sering kesulitan jika ingin mengisi bahan bakar minyak jenis premium untuk kendaraannya, bahkan beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) tidak lagi memiliki pompa untuk BBM bersubsidi tersebut.

Hal ini membuat klaim yang dibuat oleh PT Pertamina (Persero) yang mengatakan bahwa tidak terjadi pengurangan pendistribusian Premium, jadi tak masuk akal.

Atas dasar tersebut, Himpunan Wiraswasta Nasional (Hiswana) Minyak dan Gas Bumi (Migas) Riau meminta PT Pertamina (Persero) tetap menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium di SPBU.

“Kami menolak penghapusan Premium di SPBU. Untuk itu, kami minta Pertamina tetap salurkan,” tegas Wakil Ketua Bidang SPBU Hiswana Migas Riau, Agus Triansyah di Pekanbaru, Selasa.

Saat ini operator SPBU di provinsi tersebut lebih diarahkan, agar konsumen membeli BBM jenis Pertalite karena stok penjualan Premium dibatasi perusahaan plat merah tersebut.

Padahal harga jual Pertalite di Riau jauh lebih mahal yakni Rp7.900 per liter karena tidak disubsidi oleh pemerintah, dibandingkan dengan Premium masih disubsidi Rp6.450 per liter.

Sebelumnya, di berbagai media Sales Representatif BBM Retail Pertamina Unit Pemasaran Riau, Rifki Karta Nasution mengaku, tidak terjadi pengurangan distribusi Premium di setiap SPBU.

“Semua telah kami salurkan, sesuai dengan permintaan SPBU,” ungkapnya.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: