21 September 2018
Home / News / Bisnis / Mercedes: Data penjualan dilaporkan ke pemerintah, bukan Gaikindo

Mercedes: Data penjualan dilaporkan ke pemerintah, bukan Gaikindo

President & CEO PT Mercedes Benz Distribution Indonesia, Roelof Lamberts.

Jakarta (RiauNews.com) – Keengganan PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI) menyerahkan laporan data penjualan, membuat mereka didepak dari keanggotaan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

Menanggapi hal tersebut, President & CEO MBDI Roelof Lamberts buka suara. Menurutnya, sikap perusahaan yang tidak menyerahkan data penjualan wholesales kepada Gaikindo sejak April 2017 berdasarkan arahan dari perusahaan induk Daimler AG di Jerman.



“Informasi dan data penjualan sebagai hal yang rahasia sehingga tak dapat diungkapkan,” ucap Lamberts sebagaimana dilansir Tempo.

Lamberts menerangkan, berdasarkan kebijakan Daimler AG, pihaknya hanya bisa memberikan data penjualan kepada pemerintah sebagai pihak berwenang untuk mempublikasi data, bukan oleh Gaikindo.

“Jadi ketidaksetujuan pada publikasi data pada website Gaikindo. Kami pada saat itu sama-sama mencari solusi,” kata Lamberts.

Secara terpisah, Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto, mengatakan bahwa pihaknya telah memberikan kesempatan hingga memfasilitasi Mercedes-Benz Indonesia agar memberikan laporan penjualan itu.

“Kami sudah memberikan kesempatan dan mengakomodir kesulitan mereka,” kata Jongkie, Jumat (16/2).

Jongkie mengatakan Gaikindo mengakomodir kemauan Mercedes-Benz Indonesia agar laporan penjualan itu diunggah di laman resmi milik pemerintah, yaitu Kementerian Perindustrian, yang bertautan dengan data penjualan milik Gaikindo.

Pihak Gaikindo mengklaim berhak mendapatkan data penjualan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 79 Tahun 2013. Gaikindo pun berkewajiban melaporkan hasil penjualan wholesales anggotanya kepada Kementerian Keuangan terkait pajak, dan Kementerian Perindustrian untuk volume penjualan.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: