21 Oktober 2018
Home / News / Bisnis / Lorena-Karina kini punya armada bus double decker

Lorena-Karina kini punya armada bus double decker

Ralf Kraemer, Managing Director Commercial Vehicle Mercedes-Benz Indonesia dan Dwi Rianta Soerbakti, Managing Director Lorena Transport Tbk. (Kredit Foto: Antara)

Tangerang (RiauNews.com) – Bagi penggemar bus, khususnya pelanggan setia Lorena dan Karina, kini bisa menikmati bus baru double decker, alias dua tingkat, perusahaan yang berada di bawah payung Lorena Holding Company.

Hanya saja bus bertingkat yang bermesin Mercedes Benz tersebut baru melayani rute Jakarta-Madura dan Jakarta-Surabaya-Malang dengan jumlah armada 20 unit.

Dwi Ryanta Soebakti selaku Managing Director Lorena Transport mengatakan pihaknya memilih trayek Jakarta-Madura untuk bus tingkat karena potensi pasar yang besar karena wilayah Madura tidak terjangkau kereta api maupun pesawat terbang.

Bus tingkat Lorena

“Madura itu kandangnya Karina, di sini mayoritas bus adalah Karina. Makanya mayoritas akan kami mainkan ke Madura kemudian ke Malang, tapi utamanya untuk Madura,” jelas Dwi Ryanta Soebakti di kantor distribusi Mercedes-Benz Indonesia, Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (6/6/2017) yang dilansir laman Antara.

“Madura itu daerah yang potensial karena ada airport enggak di Madura? itu sudah terjawab,” kata dia.

Dwi Ryanta Soebakti mengatakan pihaknya berinvestasi sebesar Rp 3,3-3,4 miliar untuk satu bus tingkat karena yakin dengan potensi pasar dari trayek Jakarta-Madura itu.

Lorena membeli sebanyak 20 unit bus tingkat, dan sudah diserahkan sebanyak 12 unit pada hari ini. Bus-bus itu akan mulai beroperasi pada akhir pekan ini.

“Kita investasi di sini untuk satu double decker itu tidak murah. Jadi tentunya harus memilih daerah yang potensinya tinggi,” katanya. “Bisa dihitung berapa invetasinya, makanya kami harus mencari tujuan yang berpotensi.”

Dwi Ryanta Soebakti menjelaskan estimasi harga tiket untuk tujuan Madura seharga Rp 450-470 ribu.

“Tanggal 11 (Juni) sudah beroperasi di Terminal Pulo Gebang dan Poris Tangerang,” pungkas Dwi.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: