Home / News / Bisnis / Harga merangkak naik, Disperindag Pekanbaru datangkan cabai dari Surabaya

Harga merangkak naik, Disperindag Pekanbaru datangkan cabai dari Surabaya

Pekanbaru (RiauNews.com) – Guna memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Pekanbaru terhadap kebutuhan bumbu masak, cabai, Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota setempat mendatangkan dua ton cabai keriting dari Surabaya, Jawa Timur.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Pekanbaru, Masirba Sulaiman, menyebut keputusan ini diambil setelah dua daerah yang selama ini menjadi pemasok utama cabai untuk Kota Pekanbaru, yakni Sumatera Barat dan Sumatera Utara, produksinya berkurang.

“Akibat musim penghujan di sentra penghasil di Sumbar dan Sumut, membuat pasokan berkurang,” kata Masirba.

Dijelaskannya, adanya penerbangan langsung dari Surabaya ke Pekanbaru turut membuat distribusi cabai keriting lebih mudah dan lancar, sehingga tiap hari bisa didatangkan 1,5 hingga 2 ton.

Menurut Masirba, pasokan cabai dari Surabaya ini lumayan membantu mengatasi kurangnya cabai dari Medan dan Bukittinggi, sehingga dapat menekan harga agar tak terlalu melambung.

Diakui dia sepekan terakhir harga cabai di semua pasar tradisional Pekanbaru alami kenaikan pasca berkurangnya pasokan dari dua provinsi tetangga itu. Dari biasanya Rp35 ribu per kilogram, kini cabai asal Bukittingi menyentuh angka Rp50 ribu -Rp60 ribu.

Hujan yang terus-menerus membuat cabai butuh perlakuan ekstra sebelum dikirim untuk dipasarkan, jika tidak akan rusak dan busuk.

“Kami mendapat info karena musim hujan di Medan dan Bukittinggi maka cabai yang baru dipanen tidak bisa langsung dikemas untuk dikirim ke daerah pemasaran, harus dikeringkan dulu, ini butuh waktu dan tambahan biaya sehingga harga di sentral pun alami kenaikan,” katanya.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: