Home / News / Bisnis / Ekonomi lesu, okupansi hotel di Kepri anjlok 40 persen

Ekonomi lesu, okupansi hotel di Kepri anjlok 40 persen

Hotel Nagoya Mansion, Batam.

Batam (RiauNews.com) – Lesunya perekonomian di Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) secara umumnya, ikut dirasakan dunia perhotelan. Menurut Kadis Pariwisata Provinsi Kepri, Buralimar, tingkat okupansi alias hunian hotel melorot hingga rata-rata 40 persen.

“Saya sudah bicara bersama ketua PHRI, memang tingkat hunian hotel sedang menurun bahkan sampai 30-40 persen,” ujar Buralimar ketika menghadiri acara Musda II Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kepri, yang menghasilkan Tupa Simanjuntak sebagai ketua PHRI Kepri, sebagaimana dikutip Batamnews.

Melemahnya ekonomi menjadi salah satu faktor penurunan tersebut, namun Buralimar tetap optimis kedepan lebih baik lagi. Apalagi setelah aktifnya kembali organisasi pariwisata tertua di Kepri ini PHRI, setelah vakum beberapa tahun.

“Kita harus kembalikan semangat baru, PHRI salah satunya harus membantu. Mereka akan dijadikan mitra pemerintah, bikin iven dan lainnya,” tambahnya.

Penurunan tersebut juga dirasakan pihak managemen hotel seperti General Manager Hotel Pacifik Palace Hotel Batu Ampar Ryan Gludicy. Ia mengaku bisnis hotelnya juga mengalami penurunan diperkirakan sampai angka 25 persen dibanding tahun lalu. “Memang turun, semua hotel mungkin merasakan,” jelasnya.

Tak hanya di Batam, hal yang sama juga dialami oleh pebisnis hotel di pulau lain, salah satunya Karimun. Seperti yang diungkapkan Ketua DPC PHRI Karimun, Kohidir.

Menurutnya, di Karimun penurunan tersebut hingga 40 persen, salah satu faktor penyebab adalah muramnya bisnis galangan kapal.

Ia menjelaskan, mengharapkan tamu dari galangan kapal artinya bisnis hotel mengharapkan tamu musiman. Kedepan seharusnya bisnis hotel mengharapkan tamu rutinitas, seperti tamu festival atau iven yang diadakan dinas pariwitsata.

“Ya kalau kita harapkan tamu musiman ya itulah resikonya,” ujarnya.

Dalam penyampaian Ketua Umum PHRI, dari data Badan Pusat Statistik (BPS) di Kepulauan Riau selama tahun 2016 terdapat 71 hotel berbintang dengan 8.670 kamar, sedangkan 128 hotel non berbintang dengan 4.221 kamar.

Baca Juga

Perusahaan Jepang akan gaji karyawannya dengan Bitcoin

Tokyo (RiauNews.com) – Sebuah perusahaan di Jepang mulai menawarkan kepada karyawannya untuk digaji menggunakan mata ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: