25 Februari 2018
Home / News / Bisnis / Dilikuidasi, LPS ambil alih BPR IMK

Dilikuidasi, LPS ambil alih BPR IMK


Pekanbaru (RiauNews.com) – Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Indomitra Mega Kapital yang terletak di Jalan Juanda Pekanbaru operasionalnya dihentikan pascapembekuan izin oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tertanggal 15 Juni 2017. Terkait hal ini Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) segera mengambilalih proses likuidasi dan pembayaran klaim simpanan nasabah untuk 90 hari ke depan.

“Mulai hari ini semua aset PT BPR IMK sudah kami ambil alih,” kata Direktur Group Likuidasi LPS Tedy Herdyanto di Pekanbaru, Kamis (15/6/2017).

Ia menjelaskan telah terbit Keputusan Anggota Dewan Komisioner Nomor: KEP-104 /D.03/ 2017 OJK tentang Pencabutan Izin Usaha PT BPR Indomitra Mega Kapital di Jalan Juanda Nomor 118 Pekanbaru.

“Karena itu, LPS langsung mendatangi kantor PT BPR IMK untuk mengambil wewenang dan menghentikan operasional bank tersebut sejak 15 Juni 2017,” katanya.

Menurut dia, LPS akan menjalankan fungsi penjaminan dan melakukan proses likuidasi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2009 dan peraturan pelaksanaannya.

LPS sebagai RUPS PT BPR Indomitra Mega Kapital akan mengambil tindakan-tindakan sebagai berikut membubarkan badan hukum bank, membentuk tim likuidasi, menetapkan status bank sebagai bank dalam likuidasi dan menonaktifkan seluruh direksi dan dewan komisaris.

Selanjutnya, kata dia, LPS akan melaksanakan fungsi penjaminan dalam rangka menyelesaikan simpanan nasabah dan memproses verifikasi data tabungan, apakah layak dibayar atau tidak.

“Kami akan data berapa banyak nasabah, lalu proses rekonsiliasi berapa banyak dananya,” urai dia.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: