22 Agustus 2019
Home / Internasional / Lawan pelecehan seksual, Opera di Australia audisi 200 perempuan untuk tampil telanjang

Lawan pelecehan seksual, Opera di Australia audisi 200 perempuan untuk tampil telanjang

Melbourne (RiauNews.com) – Pertunjukan terbaru Opera Queensland di Australia sedang mencari 200 wanita untuk tampil di panggung telanjang untuk adegan penutup yang akan membawa opera terkenal ke era #MeToo –sebuah kampanye hashtag (tagar) yang marak digunakan untuk melawan pelecehan seksual.

Don Giovanni karya Mozart, yang akan ditampilkan oleh Opera Queensland, berkisah tentang penggoda abadi dan penaklukan perempuannya di seluruh Eropa.



Opera Queensland ingin para relawan muncul pada saat yang kritis dalam adegan penutupan dengan telanjang atau setengah telanjang. Demikian seperti dikutip dari ABC Indonesia, Rabu (19/9/2018).

Direktur Opera Queensland Lindy Hume mengatakan ingin mengakhiri opera secara berbeda di era #MeToo. Kampanye #MeToo adalah gerakan internasional melawan pelecehan seksual dan penyerangan seksual atas perempuan yang menyebar secara luas lewat tagar di media sosial.

“Sebagai seorang sutradara perempuan dan sebagai seorang feminis dan seseorang yang mencintai Giovanni dan cerita, saya ingin membingkainya dengan cara bahwa para wanita berada di arena permainan dan memberikan pelajaran pada akhirnya,” katanya.

“Dia seorang anti-pahlawan yang berpacu menembus Eropa meniduri sebanyak mungkin wanita”.

“Dia lelaki yang buruk, dan ini adalah era #MeToo dan kamu tidak bisa melihat karya seperti Don Giovanni tanpa prisma itu”.

Telanjang atau Setengah Telanjang

Adegan terakhir dari opera biasanya melihat karakter utama terseret “ke neraka oleh roh menyeramkan”, tetapi Hume telah memilih akhir alternatif.

“Konfrontasi dengan Don Giovanni dan tokoh patriarki Il Commendatore mencapai titik di mana Giovanni harus membayar perbuatan jahatnya,” katanya.

“Biasanya dia hanya terseret ke neraka, tapi aku pikir akan sangat menarik jika kata akhir dari semua wanita yang dia goda”.

Hume mengatakan itu adalah kesempatan bagi orang-orang yang ingin mengalami bagaimana rasanya telanjang di atas panggung.

“Kami menginginkan sebanyak mungkin wanita yang siap untuk petualangan menghancurkan ke neraka salah satu penakluk wanita terkemuka dalam sejarah, Don Juan.

“Para wanita bisa melepas baju mereka telanjang atau setengah telanjang dan menjadi bagian dari opera Mozart dengan cara yang sama sekali berbeda”.

“Ini adalah salah satu adegan paling luar biasa dalam opera dan itu yang menentukan, tetapi jika mereka siap untuk menanggalkan sebagian dari pakaian mereka maka akan diarahkan dan dinyalakan dengan penuh selera”.

“Terserah pada mereka seberapa banyak yang ingin mereka tanggalkan”.***

sumber: Liputan 6

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: