14 Desember 2018
Home / Hukum & Kriminal / Warga gerebek guru dan siswi cabul dalam mobil goyang

Warga gerebek guru dan siswi cabul dalam mobil goyang

Polisi mengamankan Abdul Syukur yang diduga melakukan pencabulan terhadap remaja 14 tahun. (Kredit: Tribunnews)

Surabaya (RiauNews.com) – Warga Desa Sarirogo, Kecamatan Kota, Sidoarjo, Jawa Timur, dibuat geram dengan perbuatan tidak senonoh yang dilakukan sepasang insan berlawanan jenis di dalam sebuah mobil yang terpakir tak jauh dari masjid.

Keduanya adalah Abdul Syukur, seorang guru honorer berusia 32 tahun, sementara satunya lagi adalah remaja perempuan yang masih berumur 14 tahun yang juga tercatat sebagai siswi SMP di Sidoarjo.



Aksi itu tepergok oleh warga sehingga dilaporkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Sidoarjo.

“Pelaku adalah guru honorer asal Bangkalan. Dia sudah ditetapkan menjadi tersangka dan dijerat pasal 82 UU 35/2014 tentang perubahan atas UU 23/2002 tentang perlindungan anak. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara dan denda Rp 300 juta,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris, Rabu (19/9/2018).

Dalam perkara ini, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Termasuk pakaian korban, uang, dan mobil Toyota Avanza L 1718 JJ.

Belakangan diketahui, mobil yang dipakai guru bejat itu merupakan mobil rental yang bukti kepemilikannya atas nama warga Kebraon, Karangpilang, Surabaya.

Pencabulan di dalam mobil yang dilakukan guru honorer terhadap siswi SMP di Sidoarjo ini sebenarnya terjadi pada 7 September 2018 lalu.

Awalnya, pelaku yang sudah beberapa bulan kenal dengan korban melalui sosial media dan mengajak janjian ketemu.

Dari situ, Pak Guru ‘bejat’ ini datang ke Sidoarjo mengendarai mobil rental dan ketemuan dengan korban di lokasi yang telah disepakati.

Begitu ketemu, sekira pukul 19.30 WIB, pelaku langsung mengajak korban masuk ke dalam mobil. Di jok tengah mobil warna putih itulah, pelaku mencabuli korbannya.***

Sumber: Tribunnews

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: