Home / Hukum & Kriminal / Tak punya dana banyak, Satpol PP hanya mampu bongkar dua tower bermasalah

Tak punya dana banyak, Satpol PP hanya mampu bongkar dua tower bermasalah

Pembongkaran tower komunikasi ilegal oleh Satpol PP Pekanbaru beberapa waktu lalu

 

Pekanbaru (RiauNews.com). Terhitung Januari hingga Agustus 2017, Satpol PP Kota Pekanbaru sudah melakukan aksi penyegelan terhadap puluhan tower jaringan komunikasi ilegal, namun karena tidak memiliki dana cukup, akhirnya hanya mampu membongkar dua unit tower saja.

Kepala Badan (Kaban) Satpol PP Pekanbaru Zulfahmi Adrian,  ketika di temui, Rabu (6/9/2017), dikantor Walikota membenarkan kalau pihaknya tidak memiliki dana operasional untuk melakukan pembokaran tower ilegal tersebut

“Kita sudah mencoba mengajukan anggaran untuk membongkar pada Rancangan Anggaran Belanja Pendapatan Daerah (RAPBD) Perubahan 2017. Tapi sayang, anggaran yang diajukan belum diakomodir. Hal ini dikarenakan kondisi keuangan kita yang belum mendukung,” ujar Zulfahmi.

Meski belum diakomodir lanjut Zulfahmi, pihaknya akan kembali mengajukan pada Rancangan APBD 2018 mendatang. Saat ini Satpol PP hanya bisa sebatas melakukan pengawasan berkala terhadap sejumlah tower yang telah disegel.

“Saat ini hanya sebatas antisipasi saja dengan cara mengontrol ulang apakah segel yang telah dipasang dibuka kembali secara diam-diam oleh si pemilik,” sebutnya.

Seperti diketahui, keberadaan tower ilegal di Pekanbaru cukup marak. Padahal Pemko Pekanbaru telah melakukan moratorium perizinan pendirian tower.

Selain tanpa izin, banyak tower telekomunikasi yang keberadaannya meresahkan masyarakat. Seperti jarak tower yang bersebalahan dengan rumah warga. Ada beberapa tower yang didirikan di areal Sekolah. Bahkan di atas bangunan rumah toko.

 

Safrinyanti

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: