16 Desember 2018
Home / Hukum & Kriminal / Sidang Praperadilan Fredrich dimulai 12 Februari

Sidang Praperadilan Fredrich dimulai 12 Februari

Fredrich Yunadi. (Kredit: Tempo)

Jakarta (RiauNews.com) – Mantan pengacara Setya Novanto yang kini juga menjadi tersangka karena diduga menghalangi penyidikan kasus korupsi e-KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Fredrich Yunadi, telah mengajukan praperadilan.

Dan, menurut Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Achmad Guntur mengatakan, sidang perdana praperadilan tersebut akan gelar pada Senin 12 Februari 2018.



“Perkara no. 9/Pid.Pra/2018/PN Jkt.Jaksel, dengan pemohon Dr.Frederich Yunadi, SH, LLM, MBA dan termohon Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Penetapan hari sidang pertama Senin 12 Februari 2018,” ujar Achmad kepada wartawan, Senin (22/1/2018).

Achmad menuturkan hakim yang ditunjuk untuk menyidang gugatan Fredrich Yunadi versus KPK tersebut adalah Ratmoho, SH. MH.

Fredrich Yunadi telah mendaftarkan permohonan praperadilan atas status tersangkanya di PN Jakarta Selatan pada Kamis 18 Januari 2018. Pendaftaran dilakukan kuasa hukum Fredrich Yunadi, Sapriyanto Refa.

Fredrich sendiri ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas dugaan menghalangi penyidikan kasus korupsi e-KTP yang menjerat Setya Novanto. Dia tak menerima dijadikan tersangka.

Refa menyebutkan ada tiga hal yang dipermasalahkan oleh kliennya terkait proses hukum yang dilakukan oleh KPK.

Pertama adalah soal penetapan tersangka kepada Fredrich oleh KPK. Kedua, lanjut Sapriyanto Refa, proses penyitaan barang bukti yang dilakukan penyidikan dianggap tidak sah dan ketiga soal penangkapan terhadap Fredrich yang dianggap melanggar aturan.*** (Okezone)

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: