20 Oktober 2018
Home / Hukum & Kriminal / Setya Novanto gugat Ditjen Imigrasi karena masih mencekal dirinya

Setya Novanto gugat Ditjen Imigrasi karena masih mencekal dirinya

Ketua DPR RI Setya Novanto.

Jakarta (RiauNews.com) – Meski bebas dari status sebagai tersangka usai menang dalam praperadilan beberapa waktu lalu, Ketua DPR RI Setya Novanto ternyata masih belum bebas untuk bepergian ke luar negeri.

Penyebabnya adalah pencekalan terhadap dirinya yang dilakukan Ditjen Imigrasi atas permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum dicabut. Karena merasa dirugikan, politikus Partai Golkar ini kemudian mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, soal pencegahan dirinya ke luar negeri.



Berdasarkan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) di laman resmi http://ptun-jakarta.go.id, Setya Novanto mengajukan gugatan pada Jumat (20/10) dengan nomor perkara 219/G/2017/PTUN.JKT dengan pihak tergugat adalah Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Adapun materi pokok perkara yang diajukan pada gugatan Setya Novanto itu antara lain mengabulkan gugatan penggugat seluruhnya, menyatakan batal atau tidak sah Surat Keputusan Pejabat Tata Usaha Negara Nomor: IMI.5.GR.02.05-3.0656, tanggal 2 Oktober 2017, perihal pencegahan ke luar negeri dan penarikan sementara paspor RI atas nama Setya Novanto (objek sengketa).

Lalu, memerintahkan kepada tergugat untuk mencabut Surat Keputusan Pejabat Tata Usaha Negara Nomor: IMI.5.GR.02.05-3.0656, tanggal 2 Oktober 2017, perihal pencegahan ke luar negeri dan penarikan sementara paspor RI atas nama Setya Novanto.

Menanggapi gugatan tersebut, juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan bahwa pihaknya belum bisa memberikan banyak keterangan, dengan alasan belum menerima surat secara resmi.

“Kami tadi baca informasi bahwa ada pengajuan gugatan ke PTUN. Suratnya sendiri secara resmi belum kami terima, jadi secara substansi kami belum tahu yang digugat siapa, apa hanya imigrasi atau KPK juga tergugat,” katanya.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: