Home / Hukum & Kriminal / Ratusan jamaah umrah Sumbar terlantar di Malaysia

Ratusan jamaah umrah Sumbar terlantar di Malaysia

Jamaah umrah dengan agen travel Bumi Minang Pertiwi asal Sumatera Barat saat berada di Bandara Minangkabau jelang keberangkatan, yang akhirnya terlantar di Kuala Lumpur. (Kredit: Kabar Sumbar)

Kuala Lumpur (RiauNews.com) – Ratusan peserta umrah asal Sumatera Barat (Sumbar) yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci, terlantar di Kuala Lumpur, Malaysia. Bahkan, mereka batal berangkat karena tidak mendapatkan tiket menuju Arab Saudi dari biro perjalanan umrah PT Bumi Minang Pertiwi (BMP).

Biro perjalanan umrah PT Rindu Baitulah, Epi Santoso, saat dihubungi Kamis (29/3/2018), mengatakan bahwa dirinya membawa 91 jamaah umrah, namun saat di Kuala Lumpur mereka tidak mendapatkan tiket pesawat.



“Saya membawa 91 orang dijanjikan berangkat 26 Maret 2018. Tiba di Kuala Lumpur untuk berangkat keesokan harinya (27/3), ternyata tiket tidak bisa dicetak. Padahal, biaya sudah dibayar lunas,” kata Epi yang dilansir oleh Republika.

Dijelaskan, pihaknya bekerja sama dengan PT BMP untuk memberangkatkan 91 jamaah dan sudah membayar lunas paket senilai Rp 1,7 miliar atau Rp 19 juta per orang, tetapi batal berangkat. Akibatnya, kata Epi, pihaknya harus menanggung biaya penginapan seluruh jamaah, dan karena tidak ada kepastian berangkat akhirnya dipulangkan ke Padang.

Epi mengakui, saat ditanyakan apa penyebab jamaah tidak bisa berangkat ternyata kata agen setempat di Kuala Lumpur, biaya tiket belum dikirim oleh BMP dan pihak agen sudah banyak menalangi biaya jamaah dari BMP.

Ia juga prihatin, saat di Malaysia ternyata bukan hanya grupnya yang ditelantarkan BMP, tetapi juga ada sekitar 168 orang lain yang batal berangkat. “Bahkan, ada yang sudah pulang dari Tanah Suci, tapi tidak ada tiket ke Padang sehingga menginap di Bandara Kuala Lumpur dua malam,” katanya

Akhirnya, karena tidak ada kejelasan, Epi secara resmi melaporkan pimpinan BMP Edi Kurniawan ke Polresta Padang dengan laporan penipuan dan penggelapan.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: