19 November 2018
Home / Hukum & Kriminal / “Petualangan” pengedar uang palsu terhenti oleh si penjual ikan

“Petualangan” pengedar uang palsu terhenti oleh si penjual ikan

(ilustrasi uang palsu)

Siak (RiauNews.com) – Dua orang pengedar uang palsu yang usianya sudah setengah abad, masing-masing SR (50) dan SW (51), berhasil diringkus Kepolisian Sektor Koto Gasib, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Penangkapan keduanya setelah polisi mendapatkan laporan dari korban, Reila (46) seorang penjual ikan, yang baru sadar ditipu oleh pelaku ketika pulang ke rumah.



“Pelaku membeli ikan seberat tujuh kilogram dengan harga Rp420.000 pada korban. Dengan pecahan Rp100.000 sebanyak empat lembar dan Rp10.000 dua lembar,” kata Kapolsek Koto Gasib IPDA Iswandi kepada wartawan di Siak, Kamis (22/3/2018).

Ketika pulang ke rumah, korban menyerahkan uang tersebut pada anaknya, namun setelah diamati ternyata uang tersebut palsu.

Tak menerima telah menjadi korban penipuan, Reila kemudian melaporkan kejadian yang menimpanya ke polisi.

“Berdasarkan laporan itu polisi menyelidiki pelaku dengan ciri-ciri yang disebutkan korban,” katanya lagi.

Rabu (21/3) dilakukan penangkapan terhadap SW yang hendak pergi berjualan. Saat digeledah, polisi menemukan uang kertas palsu pecahan Rp100.000, Rp10.000 dan Rp5.000 di dompetnya.

Berdasarkan keterangan ibu rumah tangga itu, uang palsu tersebut ia dapati dari tersangka SR. Polisi pun kemudian membekuk tersangka SR di tempatnya bekerja sebagai buruh bangunan.

“Kemudian dilakukan penggeledahan di kontrakannya dan ditemukan uang kertas pecahan Rp50.000, printer dan kertas Roco Premium satu rim untuk mencetak lebih banyak uang kertas palsu,” sebut dia.

Saat ini kedua tersangka sudah dibawa ke Mapolres Siak untuk dimintai keterangan lebih lanjut.*** (Antara)

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: