21 Agustus 2018
Home / Hukum & Kriminal / Pendeta ditetapkan jadi tersangka pembunuhan dalam Gereja

Pendeta ditetapkan jadi tersangka pembunuhan dalam Gereja

(ilustrasi)

Medan (RiauNews.com) – Hanya dalam hitungan jam, polisi berhasil mengungkap pelaku pembunuhan terhadap seorang perempuan yang bernama Rosalia Cici Maretini boru Siahaan (21), jemaat Gereja Sidang Rohulkudus Indonesia (GSRI) Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumut.

Ternyata sang pelaku adalah Henderson Sembiring Kembaren yang merupakan pendeta di gereja tersebut. Dia juga dikenal sebagai ayah angkat korban.



Kabid Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, Henderson ditangkap di Harjosari, Pancurbatu, Deli Serdang, beberapa jam setelah kejadian. Pengejaran terhadap laki-laki itu dilakukan setelah polisi selesai melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengumpulan alat bukti.

“Saat diamankan tanpa perlawanan, tersangka mengakui perbuatannya dan langsung dibawa ke Polres Deli Serdang,” kata Tatan, Kamis (31/5/2018) sebagaimana dilansir Republika.

Rencananya, tersangka akan dibawa ke Polda Sumut. Atas perbuatannya, Henderson terancam dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. “Motif pembunuhan ini, tersangka emosi melihat korban yang mengeluarkan kata-kata tidak sopan,” ujar Tatan.

Sebelumnya, Tatan menyebut, ditemukan luka robek pada leher akibat benda tajam dan luka di bagian belakang kepala korban. Selain itu, polisi juga menduga korban diperkosa.

Mengenai dugaan perkosaan yang terjadi, Tatan menyebut, tersangka belum mengakui hal tersebut. Meski begitu, petugas telah membawa jenazah Rosalia ke RS Bhayangkara Medan untuk diautopsi.

“Pengakuan tersangka tidak ada. Namun tetap kita menunggu hasil dari rumah sakit,” kata Tatan.

Rosalia, gadis berusia 21 tahun itu ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam gereja, Kamis (31/5) sekitar pukul 10.30 WIB. Kejadian itu diketahui warga yang curiga mendengar teriakan minta tolong dari dalam gereja.

“Saya mendengar ada teriakan suara minta tolong gitu dari bagian belakang gereja. Tapi kami takut mendekat,” kata seorang saksi mata berinisial LP, Kamis (31/5).

Beberapa saat kemudian, saksi melihat seorang pendeta bernama Anderson Sembiring keluar dan menggembok gerbang gereja. Dia pun sempat menyapa warga dan tersenyum. “Sambil senyum, dia menyapa dan sempat bilang ke arah kami, ‘sebentar ya aku beli nasi dulu’. Ada juga tadi warga yang nanya ke dia, ‘tadi itu suara minta tolong siapa’, dia jawab itu suara kucing,” ujar LP.

Sejumlah warga yang curiga kemudian melompati pagar dan masuk ke dalam area gereja. Mereka lalu menemukan korban dalam keadaan bersimbah darah di belakang gereja. Kejadian itu pun langsung dilaporkan ke polisi.

Tak berselang lama, petugas dari Polres Deli Serdang yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: