23 Januari 2018
Home / Hukum & Kriminal / Paman Bejad Tega Cabuli Keponakannya Yang Masih Kelas 6 SD

Paman Bejad Tega Cabuli Keponakannya Yang Masih Kelas 6 SD

Pekanbaru (RiauNews.com) – Satu lagi, anak dibawah umur menjadi korban kejatan seksual. Kali ini nasib malang itu dialami oleh seorang siswi yang masih duduk dibangku kelas 6 Sekolah Dasar (SD), di Kelurahan Pulau, Kecamatan Bangkinang, Kampar.

Parahnya, pelaku tindak pidana pencabulan dan pemerkosaan itu dilakukan oleh keluarga korban sendiri. Bunga, sebut saja namanya begitu, menjadi korban pelampiasan nafsu bejad oleh pamannya sendiri yang berinisial Ad (34).

Berdasarkan keterangan korban kepada pihak Kepolisian Resor Kampar, peristiwa yang dialaminya ini terjadi pada bulan Januari 2017 lalu yang hari dan tanggalnya tidak diingat lagi oleh korban.

Ternyata perbuatan bejad sang paman yang sudah dipengaruhi setan itu tak hanya berlangsung sekali. Pada hari-hari berikutnya, pelaku kembali mengulangi perbuatan terkutuk tersebut terhadap korban dalam waktu yang berbeda. Korban pun tidak berani menceritakannya karena selalu diancam pelaku.

Ad, Tersangka pencabulan terhadap keponakan sendiri.

Namun akhirnya perbuatan pelaku tersebut terbongkar setelah ibu korban curiga melihat perubahan sikap pada anak gadisnya. Setelah ditanyakan penyebabnya, barulah korban berani menceritakan perstiwa yang dialaminya itu.

Tidak terima atas kejadian yang menimpa anaknya, ibu korban akhirnya melaporkan pelaku kepada pihak Kepolisian pada tanggal 1 April 2017 lalu sesuai dengan LP/81/IV/2017.

Menindaklanjuti laporan ini, pihak Kepolisian dari unit Perlindungan Perempuan & Anak (PPA) Polres Kampar kemudian melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap korban dan saksi-saksi.

Selanjutnya, pada Rabu (5/4/2017) kemaren sekitar pukul 16.00 WIB, Anggota Unit PPA dibantu Tim Buser Polres Kampar mendatangi rumah pelaku dan lansung melakukan penangkapan.

Kapolres Kampar, AKBP Edy Sumardi Priadinata SiK saat dikonfirmasi riaunews.com melalui Kasat Reskrim, AKP Y.E Bambang Dewanto SH membenarkan kejadian ini. Pihaknya hingga kini masih melakukan penyidikan terhadap pelaku.

“Pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres Kampar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai undang-undang yang berlaku,” ujar Kasat, dikonfirmasi Kamis (6/4/12017) siang.***

Reporter: Fitrialis

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: