Home / Hukum & Kriminal / Mobil petinggi LAM Pekanbaru dibakar

Mobil petinggi LAM Pekanbaru dibakar

(ilustrasi)

Pekanbaru (RiauNews.com) – Permasalahan Lembaga Adat Melayu (LAM) begitu panas terasa –secara harfiah– hingga sampai menghanguskan mobil salah satu petingginya Nurhasyim (70), pada Jumat (13/10/2017).

Kasus pembakaran mobil ini sekarang dalam penyelidikan pihak Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, dan menurut Kapolresta Kombes Pol Susanto bisa saja dilatarbelakangi masalah organisasi.

“Tidak tertutup kemungkinan ada permasalahan antar anggota organisasi. Semua yang memungkinkan akan didalami,” ujar Kapolresta.



Saat dikonfirmasi Antara, Nurhasyim mengaku tidak tahu apakah kejadian yang menimpa dirinya karena masalah di LAM. Dia merasa tidak ada masalah secara pribadi dan kalaupun ada orang sirik, itu diserahkan saja ke pihak kepolisian.

“Saya tak tahu soal itu (masalah LAM Pekanbaru). Saya rasa tidak ada masalah dengan orang,” ungkapnya.

Nurhasyim merupakan Ketua Majelis Kerapatan Adat LAM Pekanbaru. Sempat beberapa lama LAM Pekanbaru tidak ada ketuanya setelah Dastrayani Bibra mengundurkan diri.

Kombes Pol Susanto mengatakan jajarannya sudah melaksanakan olah tempat kejadian perkara. Kepolisian mengamankan barang bukti penyebab kebakaran itu dan menggali keterangan saksi sebelum sesudah kejadian.

“Kita dalami apakah motifnya permasalahan pribadi, interen organisasi atau lingkungannya. Itu semua akan menjadi bagian proses penyelidikan dan tidak tertutup kemungkinan juga karena jelang pemilihan kepala daerah soal politik,” ungkapnya.

Namun yang jelas, lanjutnya, pihaknya berkonsultasi dulu dengan laboratorium forensik cabang Medan. Ini untuk mendatangkan tim ahli ke lokasi guna menyelidiki apakah kendaraan ini dibakar dengan metode dilempar, disiram atau penyebab yang lain.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: