Home / Hukum & Kriminal / Memalukan, oknum PNS Bengkalis nyambi maling kambing

Memalukan, oknum PNS Bengkalis nyambi maling kambing

MY alias Boneng (38), oknum PNS pelaku tindak pidana pencurian ternak kambing dengan modus sembelih dikandang dan barang bukti. (Foto: Humas Polres Bengkalis)

Bengkalis (RiauNews.com) – Seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis berinisial MY alias Boneng (38), ditangkap aparat kepolisian karena diduga telah melakukan tindak pidana pencurian ternak kambing milik warga.

Kapolsek Bengkalis AKP Maitertika mengatakan, pelaku berhasil dibekuk pada Rabu (27/2/2019) sekitar pukul 18.00 WIB. Selain tersangka Boneng petugas juga menyita sejumlah barang bukti seperti pisau untuk menguliti kambing hasil curian.

Usut punya usut, ternyata oknum PNS berdomisili di Desa Senggoro tersebut, sudah melakukan aksi maling ternak kambing milik warga lebih dari sekali.

Baca: Sejumlah Oknum Polhut DLHK Provinsi Riau Dimutasi Diduga Akibat Berkasus

Dikutip dari RiauTerkini.com, berdasarkan sejumlah laporan yang disampaikan ke polisi, yakni Kamis (21/2) sekitar pukul 22.30 WIB, ada kambing milik Hermawati, warga Desa Air Putih, Bengkalis, yang dilaporkan hilang. Sebelumnya tersangka juga beraksi pada Rabu (20/2) sekitar pukul 13.00 WIB, ternak kambing milik Suhaimi, warga Jalan Panglima Minal, Desa Air Putih, Bengkalis.

Terbaru adalah pada Ahad (24/2), yakni pada ternak kambing milik Tubar sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan Panglima Minal Gg. Syahbandar Desa Air Putih, Bengkalis.

Dijelaskan Kapolsek, aksi pencurian oleh tersangka Boneng ini terungkap setelah penyelidikan beberapa laporan warga yang resah terjadinya kemalingan hewan ternak kambing di beberapa tempat di Desa Air Putih.

Baca: Nekat lompat ke Sungai Siak karena dikejar warga, maling tewas mengapung

Unit Reskrim Polsek Bengkalis memeriksa saksi-saksi, dan didapat petunjuk terhadap pelaku diduga melakukan tindak pidana pencurian hewan ternak kambing dengan cara sembelih di kandang oleh pelaku, agar kambing diam dan akhirnya tidak ketahuan oleh pemiliknya atau warga.

“Di beberapa tempat kejadian dengan motif operasi yang sama, kemudian pada hari Rabu dilakukan penangkapan terhadap tersangka. Dan MY ini juga mengakui perbuatannya itu sudah 4 kali,” papar Kapolsek juga dosen ini lagi.

Petugas juga menyita sejumlah barang bukti, sebilah pisau terdapat bulu-bulu kambing yang digunakan pelaku untuk menyembelih kambing. Kambing yang sudah mati kemudian dimasukkan ke karung dan dibawa ke rumah YZR alias YAN, dan kemudian dikuliti dan dipotong-potong.

Baca: Kredit fiktif, oknum pegawai BRI Meranti didakwa rugikan negara Rp 1,7 miliar

Akibat maling yang dialihkan oknum ASN ini, kerugian pemilik kambing ditaksir antara Rp2 juta-Rp2,5 juta.

Kemudian, selain mengamankan tersangka Boneng, petugas juga menetapkan YZR alias Yan (62), warga Desa Sungai Alam, Bengkalis sebagai tersangka karena diduga penadah hasil curian kambing.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, oknum PNS MY diduga nyambi maling kambing dan Yan, akan dijerat dengan Pasal 363 Jo Pasal 64 Jo Pasal 480 KUHPidana.***

Komentar
%d blogger menyukai ini: